Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Terlihat di Kota Malang, Dishub Prediksi Puncak Terjadi H-4

Senin 16-03-2026,14:13 WIB
Reporter : Abdul Halim
Editor : Abdul Halim

KLOJEN, DISWAYMALANG.ID–Arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa di Kota Malang. Kepadatan kendaraan bahkan sudah terlihat di sejumlah ruas jalan utama sejak akhir pekan, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan bahwa kepadatan lalu lintas dipicu oleh dua faktor utama. Pertama meningkatnya aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan menjelang Lebaran yang di Malang dikenal dengan istilah prepekan, dan kedua mulai munculnya gelombang arus mudik.

BACA JUGA:Arus Mudik Lebaran 2026, Penumpang Bandara Abdulrachman Saleh Malang Naik 25 Persen

“Sesuai prediksi, arus mudik sudah mulai terjadi akhir pekan ini. Prediksi kami gelombang pertama itu rentang tanggal 13 hingga 15 Maret. Ternyata hari ini memang sudah terlihat adanya arus mudik,” jelasnya, Senin (16/3).

Menurut Jaya, sapaan akrabnya, kondisi tersebut membuat sejumlah ruas jalan mengalami kepadatan lalu lintas. Kemacetan tidak hanya terjadi di sekitar pusat perbelanjaan, tetapi juga di jalan nasional dan provinsi yang menjadi jalur utama kendaraan pemudik.

Dishub Kota Malang mencatat peningkatan arus kendaraan di sejumlah kawasan perdagangan dan jasa yang menjadi tujuan masyarakat untuk berbelanja kebutuhan Lebaran.

BACA JUGA:Cuaca Malang Raya 16 Maret Hujan Ringan di 38 Kecamatan, BMKG: Jatim Siaga Hujan Lebat hingga Sangat Lebat

Beberapa lokasi yang diperkirakan menjadi titik kepadatan antara lain kawasan Mall Olympic Garden (MOG), Pasar Besar Malang, serta pusat perbelanjaan seperti Ramayana dan Trend.

Selain itu, kepadatan kendaraan juga berpotensi terjadi di sekitar Malang Town Square (Matos) dan kawasan Dinoyo Mall yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat.

“Perdagangan dan jasa itu antara lain MOG, Pasar Besar, Ramayana, Trend, tempat oleh-oleh, kemudian ada Matos dan Dinoyo Mall,” ujar rudi.

BACA JUGA:Hilal 19 Maret Belum Penuhi Kriteria MABIMS, Lebaran Diprediksi Jatuh pada 21 Maret 2026

Selain kawasan pusat perbelanjaan, kerawanan kemacetan juga diperkirakan terjadi di sejumlah jalan nasional dan jalan provinsi yang dilalui kendaraan pemudik.

Beberapa ruas jalan yang diprediksi padat di antaranya Jalan Raden Intan, Jalan Gatot Subroto, hingga kawasan Kacuk Kebonsari yang menjadi jalur penghubung menuju wilayah selatan Malang.

BACA JUGA:Ekonomi Kabupaten Malang Tumbuh 5,92 Persen, Pemprov Jatim Tekankan Sinergi Pembangunan

Menurut Dishub, peningkatan volume kendaraan di jalur-jalur tersebut dipengaruhi mulai masuknya pemudik dari berbagai daerah menuju Kota Malang maupun wilayah Malang Raya.

Tags :
Kategori :

Terkait