Munir juga mengakui adanya tantangan di lapangan, seperti keterbatasan lokasi yang layak, akses yang sulit, hingga kondisi cuaca berupa awan tebal atau mendung yang dapat memengaruhi keberhasilan pengamatan.
Meski demikian, Kanwil Kemenag Jawa Timur berharap rukyatul hilal tahun ini dapat memberikan kepastian dan ketenangan bagi umat Islam dalam menyambut Ramadan 1447 H.
BACA JUGA:Bau Mulut saat Puasa Ramadan 2026, Ini 9 Tips untuk Mencegahnya
“Meski demikian, kami tetap optimistis dan berkomitmen melaksanakan rukyat secara transparan dan akuntabel. Hasilnya akan dilaporkan sebagai bagian dari bahan pertimbangan Sidang Isbat di tingkat pusat,” tandasnya.