10 Hari Pertama Ramadan: Fase Rahmat dan Momentum Memperbaiki Ibadah
--
MALANG, DISWAYMALANG.ID--Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh keutamaan bagi umat Islam. Setiap harinya dipenuhi pahala dan ampunan bagi orang-orang yang menjalankan puasa dengan iman dan mengharap ridha Allah Swt. Sepuluh hari pertama Ramadan sering dipahami sebagai fase rahmat, yakni masa ketika kasih sayang Allah terbuka luas bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh beribadah.
Ramadan sebagai Bulan Rahmat dan Ampunan
Keutamaan Ramadan ditegaskan dalam sabda Rasulullah saw:
“Barang siapa berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
BACA JUGA:Jelang Tarawih di Masjid Al Ihsan SPI, Ustaz Mahfud Ingatkan Jemaah soal Bekal Akhirat
Hadis ini menunjukkan bahwa keutamaan puasa Ramadan berlaku sepanjang bulan, termasuk 10 hari pertama, sebagai waktu terbaik untuk menata niat dan memperbanyak amal kebaikan.
Meluruskan Niat dan Bertobat
Awal Ramadan merupakan momentum penting untuk memperbaiki niat dan bertaubat. Allah Swt berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya.”
(QS. At-Tahrim: 8)
Taubat di awal Ramadan menjadi pintu utama turunnya rahmat Allah dan awal perubahan menuju pribadi yang lebih bertakwa.
Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar
Puasa yang dikehendaki syariat bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menjaga perilaku. Rasulullah saw bersabda:
“Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan dusta, maka Allah tidak butuh terhadap puasanya dari makan dan minum.”
(HR. Bukhari)
Hadis ini menegaskan pentingnya menjaga lisan dan akhlak, khususnya di 10 hari pertama Ramadan sebagai fondasi ibadah.
Sumber:
