2. Lebih Banyak Menghabiskan Waktu di Air
Sebagian besar waktu kudanil dihabiskan di sungai atau danau untuk menjaga suhu tubuh dan kelembapan kulit. Meski sering berada di air, kudanil sebenarnya berjalan di dasar perairan, bukan berenang.
3. Memiliki Mulut yang Sangat Besar
15 Februari diperingati sebagai Hari Kudanil Sedunia--Pinterest
Mulut kudanil dapat terbuka hampir 180 derajat. Ukuran mulut ini digunakan untuk mempertahankan wilayah sekaligus menunjukkan dominasi terhadap hewan lain.
4. Terlihat Tenang, tetapi Sangat Berbahaya
Di balik penampilannya yang tenang, kudanil dikenal agresif dan teritorial. Hewan ini termasuk salah satu penyebab kematian manusia terbanyak akibat satwa liar di Afrika.
5. Mengeluarkan Cairan Kemerahan dari Kulitnya
Kulit kudanil mengeluarkan cairan berwarna kemerahan yang sering disebut keringat darah. Cairan ini berfungsi melindungi kulit dari sinar matahari dan infeksi.
6. Hewan Herbivora dengan Konsumsi Tinggi
Kudanil hanya memakan tumbuhan, terutama rumput. Dalam satu malam, seekor kudanil dapat mengonsumsi puluhan kilogram makanan.
BACA JUGA:9 Masakan Cepat Saji untuk Berbuka Puasa: Praktis, Lezat, dan Mudah Dibuat
7. Mampu Berlari Cepat di Darat
Meski bertubuh besar, kudanil dapat berlari hingga sekitar 30 kilometer per jam dalam jarak pendek. Kecepatan ini sering mengejutkan manusia dan hewan lain.
8. Aktif pada Malam Hari