Usai Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Sampah Berserakan di Sekitar Stadion Gajayana

Minggu 08-02-2026,11:02 WIB
Reporter : Abdul Halim
Editor : Abdul Halim

KLOJEN, DISWAYMALANG.ID—Pelaksanaan Mujahadah Kubro peringatan Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang, menyisakan persoalan sampah usai acara berakhir, Minggu (8/2) pagi.

Pantauan di lokasi, sampah berupa botol plastik, sisa makanan, hingga alas kaki tampak berserakan di dalam area Stadion Gajayana maupun di sejumlah ruas jalan di sekitarnya. Kondisi tersebut terlihat setelah puluhan ribu jamaah meninggalkan lokasi kegiatan.

Petugas kebersihan dari Pemerintah Kota Malang langsung diterjunkan untuk membersihkan area stadion dan kawasan sekitar pasca-acara. Menanggapi situasi tersebut, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan bahwa persoalan sampah sebenarnya telah diantisipasi sejak awal pelaksanaan kegiatan.

BACA JUGA:WN China Dalang Pencurian Emas 774 Kg Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong!

Wahyu menjelaskan, panitia bersama Pemerintah Kota Malang telah menerapkan sistem pengelolaan sampah terkontrol bagi peserta yang terdaftar. Para jamaah diwajibkan membawa tas kresek sendiri untuk menampung sampah pribadi, termasuk sebagai tempat menyimpan alas kaki.

“Jadi sampahnya dibuang di tas kresek yang dibawa masing-masing, termasuk untuk tempat sandal. Konsepnya seperti jamaah haji saat bergerak dari Makkah ke Arafah, semua membawa plastik sendiri,” ujar Wahyu.

Namun demikian, mekanisme tersebut hanya diberlakukan bagi jamaah yang terdaftar dan telah menerima sosialisasi sebelumnya. Sementara itu, warga yang hadir secara spontan dinilai belum seluruhnya memahami ketentuan tersebut.

BACA JUGA:Prabowo di Mujahadah 1 Abad NU di Gajayana Malang: Saya Bahagia, Saya Merasakan Getaran Hati Jemaah NU

“Kalau yang datang tanpa informasi sebelumnya tentu berbeda, karena mereka tidak tahu harus menyiapkan hal-hal seperti itu,” imbuhnya.

Berdasarkan data panitia, jumlah jamaah yang hadir dalam Mujahadah Kubro Harlah Satu Abad NU mencapai 107.049 orang. Dari jumlah tersebut, 79.049 jamaah berasal dari PCNU se-Jawa Timur, sementara 28.000 lainnya merupakan warga Muslimat NU.

Puluhan ribu jamaah tersebut datang menggunakan 1.283 bus, 6.476 mobil, dan 5.413 sepeda motor. Seluruh rombongan dibagi ke dalam sembilan zona, masing-masing dikawal sembilan person in charge (PIC) dari PWNU Jawa Timur, serta didampingi 45 ketua rombongan dan narahubung di tingkat lokal. 

BACA JUGA:Presiden Prabowo di Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang: Ajak Pemimpin Rukun, Menjaga Persatuan

Tags :
Kategori :

Terkait