1 tahun disway

Sepanjang 2025, KA Gajayana Layani 173.985 Penumpang Relasi Malang–Jakarta

Sepanjang 2025, KA Gajayana Layani 173.985 Penumpang Relasi Malang–Jakarta

--

BLIMBING, DISWAYMALANG.ID–PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat kinerja positif operasional Kereta Api (KA) Gajayana sepanjang Januari hingga Desember 2025. Kereta api relasi Malang–Gambir (PP) itu melayani sebanyak 173.985 penumpang dengan tingkat okupansi rata-rata mencapai 113 persen.

Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api jarak jauh, khususnya pada rute yang menghubungkan wilayah Malang Raya dengan Jakarta.

BACA JUGA:Usai Mujahadah Kubro NU, Jemaah Istirahat, Makan, sambil Piknik di Batu

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan KA Gajayana terus menjadi salah satu layanan unggulan berkat komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas pelayanan, keselamatan, serta ketepatan waktu perjalanan.

“Selama tahun 2025, operasional KA Gajayana berjalan dengan baik dengan tingkat ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan yang terjaga. Hal ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” ujar Mahendro, minggu (8/2).

BACA JUGA:HBO Ingin Kembalikan Kejayaan Fantasy: Angkat Game Baldur’s Gate Jadi Serial TV

KA Gajayana menyediakan layanan kelas Eksekutif dan Luxury dengan berbagai fasilitas penunjang perjalanan jarak jauh, mulai dari kursi ergonomis, kabin yang luas, hingga layanan premium bagi pelanggan. Layanan tersebut dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal selama perjalanan Malang–Jakarta.

Selain mendukung mobilitas masyarakat, KA Gajayana juga memiliki peran strategis dalam mendorong sektor pariwisata dan perekonomian daerah, khususnya di wilayah Malang Raya yang dikenal memiliki beragam destinasi wisata alam, pegunungan, dan kuliner.

BACA JUGA: KAI Siapkan Kereta Tambahan untuk Mudik Lebaran 2026

KAI Daop 8 Surabaya juga terus melakukan berbagai inovasi layanan, antara lain peningkatan fasilitas sarana, kebersihan kereta, pemanfaatan layanan digital melalui aplikasi Access by KAI, serta optimalisasi penyampaian informasi perjalanan secara real time kepada pelanggan.

“Ke depan, KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan KA Gajayana melalui penguatan aspek keselamatan, keandalan sarana dan prasarana, serta pelayanan yang berorientasi pada kenyamanan dan kepuasan pelanggan,” pungkas Mahendro. 

BACA JUGA:Awal Ramadan Masih Berpotensi Beda, Libur Idul Fitri 2026 dan Skema WFA Diumumkan

Sumber: