MALANG, DISWAYMALANG.ID--Peringatan Hari Hijab Sedunia yang jatuh setiap tanggal 1 Februari kembali menjadi momen penting bagi jutaan muslimah di berbagai penjuru bumi.
Gerakan global ini bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi sebuah ruang terbuka untuk saling menghargai pilihan dalam berpakaian dan memahami makna spiritual di balik penggunaan hijab.
BACA JUGA:Bukan Sekadar Hijab Paris Biasa: 9 Brand Hijab Lokal yang Wajib Masuk Daftar Koleksi
Melalui momen ini, dunia diajak untuk melihat hijab sebagai simbol keberanian, kemandirian, dan identitas diri yang kuat. Hari Hijab Sedunia hadir untuk mengingatkan bahwa nilai seorang manusia tidak ditentukan oleh penilaian fisik semata, melainkan dari prinsip dan kesederhanaan yang dipegang teguh.
Sejarah dan Alasan di Balik Tanggal 1 Februari
Munculnya Hari Hijab Sedunia atau World Hijab Day (WHD) berawal dari inisiatif seorang muslimah asal New York bernama Nazma Khan pada tahun 2013. Pengalaman pribadinya yang sering menghadapi diskriminasi dan stigma negatif saat mengenakan hijab mendorongnya untuk menciptakan sebuah gerakan edukasi.
Nazma Khan pencetus World Hijab Day--The New Arab
Tanggal 1 Februari pun dipilih sebagai hari resmi dimulainya gerakan ini untuk mendorong wanita dari segala latar belakang agama agar berani mencoba mengenakan hijab selama satu hari.
Tujuan utama dari penetapan tanggal ini adalah untuk menciptakan rasa empati dan solidaritas antarsesama wanita. Sejak pertama kali disahkan pada 1 Februari 2013, jutaan orang dari lebih dari 140 negara turut serta memberikan pengakuan terhadap hak wanita muslimah dalam menjalankan keyakinan mereka tanpa rasa takut.
BACA JUGA:Pemeran Ibu Kevin di 'Home Alone', Catherine O’Hara, Tutup Usia, Ini Perjalanan Kariernya
Perjalanan Evolusi Hijab dari Masa ke Masa
Bentuk dan fungsi hijab telah mengalami transformasi yang menarik seiring berjalannya waktu tanpa meninggalkan esensi dasarnya:
1. Zaman Nabi
Pada masa awal, hijab berfungsi secara esensial sebagai penutup kepala hingga bagian dada untuk menjaga kesopanan sesuai ajaran agama.