LOWOKWARU, DISWAYMALANG.ID—Universitas Negeri Malang (UM) resmi menerima 16 mahasiswa peserta SEA Teacher Batch 11 dari Philippine Normal University (PNU), Filipina, dalam acara penyambutan yang digelar di Aula Graha Rektorat Lantai 1 UM, Jumat (30/1).
Keenam belas mahasiswa PNU tersebut berasal dari berbagai bidang spesialisasi pendidikan dan akan mengikuti rangkaian program pertukaran calon guru di lingkungan Universitas Negeri Malang. Kegiatan penyambutan diawali dengan pemutaran video profil UM sebagai pengenalan institusi kepada para peserta program internasional.
Wakil Rektor IV UM Prof Arif Nur Afandi ST MT MIAEng PhD dalam sambutannya menyampaikan harapan agar para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengenal budaya serta sistem pendidikan di Indonesia, khususnya di Kota Malang.
BACA JUGA:Semeru Team UM Juara Shell Eco-marathon Qatar 2026, Lolos Global Championship Dunia
“I hope during your stay in Malang, you can explore the culture and gain valuable experiences. I believe this collaboration between UM and PNU will continue in the future,” ujar Prof Arif.
Sementara itu, perwakilan PNU Prof Steve B Anapi mengapresiasi sambutan yang diberikan Universitas Negeri Malang dan menegaskan bahwa program SEA Teacher memiliki peran strategis dalam pengembangan kualitas calon pendidik.
“This exchange program goes beyond cultural appreciation. It is an exchange of ideas and best practices that strengthens teacher preparation and future education programs,” kata Prof Steve.
BACA JUGA:Jadwal Grup MM Liga 4 Kapal Api Jawa Timur di Pasuruan
Selama pelaksanaan program, mahasiswa PNU dijadwalkan mengikuti observasi dan praktik pembelajaran di sejumlah sekolah mitra UM, di antaranya SD Laboratorium UM dan SMP Laboratorium UM. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman langsung mengenai sistem pembelajaran dan praktik pendidikan di Indonesia.
Melalui program SEA Teacher, Universitas Negeri Malang berharap dapat memperkuat kolaborasi internasional dengan Philippine Normal University, sekaligus menjadi ruang pertukaran gagasan, praktik terbaik, dan pengalaman akademik dalam pengembangan pendidikan calon guru di tingkat regional Asia Tenggara.
BACA JUGA:Akhir Pekan di Kota Malang, Alun-Alun Merdeka Jadi Pilihan Wisata Keluarga Usai Revitalisasi