Ia juga mengingatkan bahwa investasi tidak harus dimulai dari instrumen berisiko tinggi. Saat ini tersedia berbagai produk keuangan resmi dan terjangkau yang berada dalam pengawasan regulator.
“Investasi bisa dimulai dari kecil. Ada emas digital, reksa dana, hingga saham dengan nominal terjangkau. Risiko juga bisa disesuaikan,” pungkasnya.