Vivo Y50e 5G dan Y50s 5G Resmi Meluncur Awal 2026, Bawa Baterai 6000 mAh dan Performa Andal

Minggu 11-01-2026,06:56 WIB
Reporter : Elsa Amalia Kartika Putri
Editor : Mohammad Khakim

Masuk ke sektor performa, kedua perangkat ini ditenagai chipset MediaTek Dimensity 6300 yang dibangun dengan proses fabrikasi 6 nm. Chipset ini dikenal efisien dalam konsumsi daya sekaligus mampu memberikan performa stabil untuk aktivitas sehari-hari. Mulai multitasking ringan, penggunaan aplikasi media sosial, streaming, hingga gim kasual dapat dijalankan tanpa kendala berarti.

Chipset tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR4X yang responsif, memastikan transisi antaraplikasi berjalan relatif mulus.

Beda Sigifikan di Sektor Penyimpanan

Perbedaan paling signifikan antara Vivo Y50e 5G dan Y50s 5G terletak pada sektor penyimpanan. Vivo Y50e 5G masih mengandalkan memori eMMC 5.1, yang secara kecepatan berada di bawah standar UFS. Sementara itu, Vivo Y50s 5G sudah dibekali penyimpanan UFS 2.2 yang menawarkan kecepatan baca dan tulis jauh lebih tinggi.

Perbedaan tersebut berdampak langsung pada kecepatan instalasi aplikasi, waktu loading, serta performa multitasking jangka panjang.

Dari sisi varian, Vivo Y50e 5G hanya tersedia dalam satu konfigurasi, yakni RAM 6 GB dengan penyimpanan internal 128 GB. Sebaliknya, Vivo Y50s 5G menawarkan pilihan yang jauh lebih fleksibel dengan varian RAM 6 GB, 8 GB, hingga 12 GB, seluruhnya dipadu dengan penyimpanan 256 GB.

Opsi tersebut membuat Y50s 5G lebih menarik bagi pengguna yang membutuhkan ruang penyimpanan besar dan performa yang lebih tahan lama.

BACA JUGA:Samsung Galaxy A57 dan A37 Siap Meluncur Awal 2026, Perkuat Dominasi Samsung di Kelas Menengah

Daya Tarik Baterai 6.000 mAH

Salah satu daya tarik utama dari kedua ponsel ini adalah kapasitas baterainya yang mencapai 6.000 mAh. Angka ini tergolong sangat besar di kelasnya dan dirancang untuk mendukung penggunaan seharian penuh, bahkan hingga dua hari untuk pola penggunaan normal.

Namun, vivo kembali membedakan kedua model ini melalui teknologi pengisian daya. Vivo Y50e 5G hanya mendukung pengisian cepat 15 watt, yang relatif standar dan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengisi penuh baterai besar tersebut.

Sebaliknya, Vivo Y50s 5G sudah dibekali fast charging 44 watt, memungkinkan pengisian daya yang jauh lebih singkat dan cocok bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.

Disematkan Fitur Cukup Lengkap

Meski berada di segmen menengah, Vivo tetap menyematkan fitur-fitur yang cukup lengkap. Kedua ponsel ini telah mengantongi sertifikasi IP64 yang menandakan ketahanan terhadap debu dan cipratan air.

Sistem operasinya menjalankan OriginOS 5 berbasis Android 15, menghadirkan antarmuka yang lebih segar, animasi halus, serta berbagai fitur personalisasi khas vivo.

BACA JUGA:iPhone atau Android? Kebimbangan Memilih di Tengah Status iPhone sebagai Gadget Flagship

Fitur tambahan lain yang hadir di kedua model meliputi sensor sidik jari yang terintegrasi di tombol daya, speaker mono, port USB Type-C, serta jack audio 3,5 mm yang masih dipertahankan untuk pengguna earphone kabel.

Dari sisi warna, Vivo menawarkan tiga pilihan yang sama untuk Y50e 5G dan Y50s 5G, yakni Diamond, Sky Blue, dan Platinum, yang dirancang untuk menarik segmen pengguna muda.

Harga di Pasaran China

Di pasar China,

  • Vivo Y50e 5G dibanderol dengan harga 1.499 yuan (sekitar Rp3,5 juta) untuk varian 6 GB/128 GB.
  • Sementara itu, Vivo Y50s 5G dijual mulai 1.799 yuan (sekitar Rp4,3 juta) untuk varian 6 GB/256 GB,
  • 1.999 yuan (sekitar Rp4,7 juta) untuk varian 8 GB/256 GB, dan
  • 2.299 yuan (sekitar Rp5,5 juta) untuk varian tertinggi 12 GB/256 GB.
Kategori :