Israel Resmi Gabung BoP Bentukan Trump, Kini Satu Grup dengan Indonesia
Presiden Amerika Serikat, Donal J Trump, menyambut Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu di The Mar-a-Lago, Florida -Fotografer Reuters -Reuters--
WASHINGTON, DISWAYMALANG.ID–Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu resmi gabung Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. "Saya telah menandatangani bergabungnya Israel sebagai anggota 'Board of Peace'," tulis Netanyahu, mengutip laporan Fox News.
Langkah ini diambil sesaat sebelum pertemuan tingkat tinggi antara kedua pemimpin di Gedung Putih, Washington D.C., Rabu, 11 Februari 2026, waktu setempat.
Keputusan itu dikonfirmasi setelah Netanyahu melakukan pertemuan pendahuluan dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Melalui akun media sosial X, Netanyahu menyatakan bahwa dirinya telah menandatangani aksesi Israel sebagai anggota resmi dewan tersebut.
BACA JUGA:Prabowo Kumpulkan Pimpinan 16 Ormas Islam, Bahas Partisipasi RI di Dewan yang Digagas AS terkait Palestina
Misi Dewan Perdamaian dan Agenda Gaza
BoP merupakan inisiatif utama kebijakan luar negeri Trump pada periode keduanya, yang dirancang untuk mengawasi transisi pasca-perang di Jalur Gaza.
Dewan ini memegang mandat untuk mengelola tata kelola sementara, melucuti senjata milisi, serta mengawasi rekonstruksi wilayah Gaza yang hancur akibat perang.
Bergabungnya Israel dinilai sebagai sinyal krusial bagi kelanjutan rencana Trump, mengingat dewan ini juga melibatkan partisipasi negara-negara Arab dan komunitas internasional lainnya.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto telah menyetujui undangan untuk bergabung dalam dewan yang sama. Indonesia berkomitmen mengirimkan pasukan penjaga perdamaian untuk stabilisasi Gaza di bawah payung mandat internasional tersebut.
Fokus Pertemuan Trump-Netanyahu
Setelah penandatanganan tersebut, Netanyahu langsung menuju Gedung Putih untuk pertemuan tertutup dengan Presiden Trump yang berlangsung lebih dari dua jam. Agenda utama pembicaraan tidak hanya terbatas pada Gaza, tetapi juga mencakup isu nuklir Iran yang kian memanas.
BACA JUGA:Donald Trump Undang Prabowo Rapat Board of Peace di AS 19 Februari 2026
Meskipun Netanyahu mendesak pendekatan yang lebih keras terhadap Teheran, Trump menegaskan bahwa jalur diplomasi masih menjadi prioritas Washington.
"Tidak ada kesepakatan definitif yang dicapai selain saya bersikeras bahwa negosiasi dengan Iran harus terus berlanjut untuk melihat apakah kesepakatan dapat diselesaikan," ujar Trump usai pertemuan.
Gedung Putih dijadwalkan akan menggelar pertemuan perdana Board of Peace pada 19 Februari mendatang, yang diharapkan akan dihadiri oleh perwakilan negara-negara anggota untuk membahas pendanaan rekonstruksi Gaza dan implementasi fase kedua gencatan senjata. Presiden RI Prabowo Subianto juga telah menerima undangan tersebut.
BACA JUGA:Trump Awasi Ketat Iran, Kirimkan Armada Tempur Besar-besaran Ke Timur Tengah
Sumber: harian.disway.id
