2 tahun Disway Malang

Polres Malang Sidak SPBU, Stok Pertalite di Pakisaji Tembus 22.499 Liter

Polres Malang Sidak SPBU, Stok Pertalite di Pakisaji Tembus 22.499 Liter

Kapolres Malang ketika bersama petugas SPBU terkait ketersediaan BBM di area tersebut-agsant/diswaymalang-

KEPANJEN, DISWAYMALANG.ID – Polres Malang bersama Pemerintah Kabupaten Malang dan PT Pertamina Patra Niaga memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok tetap terjaga sekaligus mencegah kepanikan masyarakat akibat kabar kelangkaan BBM.

Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri memimpin inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU strategis pada Senin, 19 Oktober 2026. Pengawasan tersebut juga bertujuan mengantisipasi panic buying atau pembelian BBM secara berlebihan yang berpotensi memicu antrean panjang.

Dalam pemeriksaan sebelumnya, tim gabungan menemukan stok sejumlah jenis BBM masih tersedia di beberapa SPBU wilayah Kepanjen dan Pakisaji. Polisi pun mengimbau masyarakat tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, serta tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terverifikasi.

“Kami terus memantau ketersediaan stok di tangki pendam SPBU dan berkoordinasi secara intensif dengan Pertamina serta pemerintah daerah. Kita ingin pastikan penyaluran BBM berjalan lancar dan kebutuhan harian masyarakat tetap terpenuhi,” tegas Rulian.

BACA JUGA:Bupati Sanusi Tekankan Pendidikan Karakter saat Suling di Singosari, Warga Nikmati Layanan Gratis

Stok BBM di Sejumlah SPBU Aman

Pengecekan stok sebelumnya dilakukan tim gabungan di SPBU 54.651.11, Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Kepanjen, Minggu (18/10/2026) malam. Hasil pemeriksaan menunjukkan persediaan sejumlah jenis BBM masih tersedia. Stok Pertalite tercatat 5.000 liter, Solar 2.000 liter, Pertamax 2.000 liter, serta Pertamina Dex sebanyak 1.400 liter.

Pemantauan kemudian berlanjut ke Kecamatan Pakisaji. Wilayah ini menjadi perhatian karena memiliki arus lalu lintas kendaraan yang cukup padat.

Di SPBU Pepen, stok Pertalite tercatat mencapai 15.854 liter. Sementara itu, SPBU Pakisaji memiliki persediaan Pertalite sebanyak 22.499 liter. Adapun di SPBU Genengan, stok Pertalite mencapai 8.212 liter. SPBU tersebut juga memiliki persediaan BBM jenis lainnya.

Rulian menegaskan, pengecekan tidak hanya dilakukan di beberapa titik tersebut. Pengawasan distribusi BBM terus dilakukan di seluruh wilayah hukum Polres Malang untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tertib.

“Kami ingin memastikan tidak ada hambatan teknis distribusi dan pelayanan SPBU tetap berjalan tertib,” jelasnya.

Warga Diminta Tak Borong BBM

Dengan persediaan yang terpantau masih tersedia di sejumlah SPBU, masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh kabar yang belum jelas kebenarannya.

BACA JUGA:Kemarau Panjang, Bupati Malang Sanusi Gelar Salat Istisqa di Pagak, Warga Berharap Hujan Segera Turun

Kapolres Malang mengimbau warga membeli BBM sesuai kebutuhan kendaraan sehari-hari. Pembelian berlebihan justru berpotensi memicu kepanikan, memperpanjang antrean, serta menghambat pengendara lain yang membutuhkan bahan bakar untuk beraktivitas.

Selain mengawasi ketersediaan stok, kepolisian juga memberi perhatian terhadap potensi penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.

Sumber:

Berita Terkait