2 tahun Disway Malang

5 Fakta Tabebuya yang Bikin Kota Batu Tampak Seperti Negeri Sakura

5 Fakta Tabebuya yang Bikin Kota Batu Tampak Seperti Negeri Sakura

Bunga Tabebuya yang menghiasi Jalan Panglima Sudirman Kota Batu-Sholeh/Diswaymalang -

BATU, DISWAYMAlANG.ID - Pemandangan jalanan Kota Batu berubah semarak ketika bunga Tabebuya bermekaran. Warna merah muda, putih hingga kuning yang memenuhi tajuk pohon membuat suasana kota sejuk ini sekilas menyerupai lanskap musim semi di Jepang.

Namun, Tabebuya sebenarnya bukan bunga sakura dan bukan tanaman asli Jepang. Pohon yang populer sebagai tanaman penghias jalan tersebut berasal dari kawasan Amerika tropis. Salah satu jenis yang dikenal sebagai Tabebuia serratifolia bahkan kini secara taksonomi diterima dengan nama Handroanthus serratifolius dan memiliki sebaran asli di sejumlah wilayah Amerika Selatan, termasuk Brasil.

Di Kota Batu, keberadaan Tabebuya menjadi salah satu daya tarik visual ketika musim berbunga tiba. Selain mempercantik ruang publik, tanaman ini memiliki sejumlah fakta menarik yang membuatnya berbeda dari bunga sakura.

1. Bukan dari Jepang, Tapi dari Hutan Amazon Brasil

Fakta pertama cukup mengejutkan. Tabebuya bukanlah bunga asli Jepang. Habitat aslinya justru berada jauh di Benua Amerika.

BACA JUGA:Tabebuya Mekar Serempak, Kota Batu Seperti Disulap Layaknya Negeri Sakura

Bunga ini berasal dari Hutan Amazon, Brasil. Nama ilmiahnya pun diambil dari bahasa lokal Brasil, yaitu Tabebuia serratifolia.

Di luar negeri, pohon ini punya julukan lain. Yaitu pink trumpet tree atau pohon terompet merah muda. Bentuk bunganya memang menyerupai terompet.

Dari Brasil, Tabebuya kemudian menyebar luas. Kini ia banyak ditanam di negara-negara tropis. Termasuk di Indonesia sebagai pohon penghias kota.

2. Memiliki Ratusan Jenis dengan Warna Supercerah

Banyak orang hanya mengenal Tabebuya berwarna merah muda dan putih. Seperti yang ada di Jalan Panglima Sudirman, Kota Batu.

BACA JUGA:Bunga Tabebuya Bermekaran di Jalan Panglima Sudirman Batu, Suasananya Bak Musim Semi Jepang

Ternyata, jumlah spesiesnya sangat banyak. Tercatat ada lebih dari 100 jenis Tabebuya di dunia. Masing-masing memiliki warna yang sangat mencolok.

Selain pink dan putih, ada juga varian kuning keemasan yang sangat cerah. Ada pula yang berwarna ungu magenta dan merah menyala.

Keunikan lain terlihat saat musim berbunga tiba. Pohon ini akan merontokkan hampir semua daunnya. Jadi yang tersisa hanya lautan bunga. Pemandangan ini yang membuatnya terlihat sangat indah dan estetik.

3. Termasuk Pohon yang Sulit Dirawat Saat Muda

Jangan bayangkan menanam Tabebuya itu mudah. Justru sebaliknya. Pohon ini termasuk yang agak rewel saat masih kecil.

BACA JUGA:3 Sumber Mata Air di Kota Batu yang Segar, Ada Umbul Gemulo hingga Torong Park

Sumber:

Berita Terkait