2 tahun Disway Malang

Menag Nasaruddin Umar Jadi Imam Suling di Pagelaran, Gus Qowim Datang untuk Studi Tiru

Menag Nasaruddin Umar Jadi Imam Suling di Pagelaran, Gus Qowim Datang untuk Studi Tiru

Menag RI, Nasaruddin Umar (kiri), Bupati Malang, Abah Sanusi (tengah), Wawali Kediri, Gus Qowim foto bersama saat agenda suling di Desa Balearjo, Jum'at 02/10/2026--

PAGELARAN, DISWAYMALANG.ID – Salat Subuh Keliling (Suling) Pemerintah Kabupaten Malang di Masjid Baitul Muttaqin, Desa Balearjo, Kecamatan PAGELARAN, Jumat (2/10/2026), mendapat perhatian khusus. Menteri Agama RI Nasaruddin Umar hadir dan menjadi imam salat Subuh berjemaah yang diikuti sekitar 1.500 jemaah.

Kehadiran Nasaruddin menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Suling yang telah berjalan memasuki tahun keenam di Kabupaten Malang. Program yang digagas Bupati Malang M Sanusi tersebut selama ini digelar berpindah dari satu masjid ke masjid lain dengan melibatkan pemerintah daerah, Dewan Masjid Indonesia (DMI), tokoh agama dan masyarakat.

Selain ibadah berjemaah, Suling juga dipadukan dengan pelayanan langsung kepada masyarakat. Pada pelaksanaan di Balearjo, warga dapat mengakses sejumlah layanan pemerintah, mulai administrasi kependudukan, layanan perizinan, pemeriksaan kesehatan hingga layanan KUA serta pasar murah kebutuhan pokok.

Menag Apresiasi Konsistensi Suling

Nasaruddin Umar memberikan apresiasi terhadap konsistensi Pemkab Malang dalam menjalankan Suling hingga tahun keenam. Menurut dia, kegiatan tersebut menunjukkan bagaimana masjid dapat menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan kehidupan sosial masyarakat.

BACA JUGA:Kuliah Sambil Magang Universitas Kepanjen, Kuliah S1 Sambil Magang ke Luar Negeri

Nasaruddin juga menyampaikan pujian kepada Bupati Malang M Sanusi. Ia menilai konsistensi tersebut merupakan contoh bagaimana kegiatan keagamaan dapat dijalankan bersama pemerintah dan masyarakat.

“Masya Allah, kalau seluruh bupati di Indonesia seperti Bapak Bupati Malang ini, insyaallah seluruh Indonesia akan baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ujar Nasaruddin.

Dalam kesempatan itu, Nasaruddin juga menguatkan pesan mengenai pentingnya memperbanyak selawat dan istigfar. Ia menyampaikan pesan tersebut di hadapan ribuan jemaah yang mengikuti Suling di Masjid Baitul Muttaqin.

Gus Qowim Datang untuk Studi Tiru

Pelaksanaan Suling Balearjo juga dihadiri Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimuddin Thoha atau Gus Qowim bersama jajaran Pemkot Kediri. Kehadiran Gus Qowim bukan sekadar mengikuti kegiatan keagamaan, tetapi juga untuk mempelajari pelaksanaan Suling Kabupaten Malang.

Gus Qowim yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al-Islah Bandar Kidul, Kota Kediri, mengikuti rangkaian kegiatan bersama Bupati Malang hingga selesai. Pemkot Kediri menjadikan pelaksanaan Suling tersebut sebagai bahan studi tiru.

BACA JUGA:PPSN VI di Malang Diikuti 4.524 Santri, Ini Alasan An-Nur II Dipilih Jadi Tuan Rumah

Konsep Suling Kabupaten Malang memang tidak hanya berpusat pada salat Subuh berjemaah. Pemerintah daerah memanfaatkannya sebagai sarana bertemu langsung dengan warga sekaligus membawa berbagai layanan publik ke lokasi kegiatan.

Sumber:

Berita Terkait