2 tahun Disway Malang

BYD M6 DM Pakai 2 Sumber Energi, Ini Bedanya dengan Veloz dan Zenix Hybrid

BYD M6 DM Pakai 2 Sumber Energi, Ini Bedanya dengan Veloz dan Zenix Hybrid

BYD M6 DM memakai listrik dan bensin, berbeda dengan perhitungan Veloz dan Zenix Hybrid. Simak simulasi biaya energi ketiganya.-Yt Radja Autocare-Yt Radja Autocare

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Perbedaan sumber energi menjadi salah satu hal penting dalam membandingkan BYD M6 DM dengan Toyota Veloz Hybrid dan Toyota Innova Zenix Hybrid. Ketiganya sama-sama menggabungkan teknologi elektrifikasi, tetapi cara mendapatkan dan menggunakan energinya berbeda.

BYD M6 DM dalam simulasi menggunakan dua sumber energi, yakni listrik dan bensin. Baterainya dapat diisi dari rumah sehingga listrik menjadi bagian langsung dari perhitungan biaya perjalanan.

Sementara Toyota Veloz Hybrid dan Toyota Innova Zenix Hybrid dalam simulasi dihitung berdasarkan konsumsi bensin. Perbedaan metode inilah yang membuat angka biaya energi ketiga kendaraan terlihat cukup jauh.

Perbandingan tersebut dibahas dalam video YouTube Radja Autocare dengan asumsi jarak tempuh 1.500 kilometer per bulan atau 18.000 kilometer per tahun.

Harga bensin yang digunakan dalam simulasi adalah Rp15.950 per liter. Untuk listrik, tarif rumah tangga yang dipakai sebesar Rp1.445 per kWh.

Seluruh angka biaya tersebut merupakan hasil simulasi berdasarkan asumsi dan data konsumsi yang digunakan dalam video. Perhitungan tidak mencakup servis, pajak, asuransi, bunga kredit, depresiasi, maupun harga jual kembali.

BYD M6 DM menggabungkan listrik dan bensin

Dalam simulasi, BYD M6 DM menggunakan data pengujian perjalanan 150 kilometer dengan konsumsi sekitar 13,8 kWh listrik dan 0,42 liter bensin.

Ketika angka tersebut diproyeksikan untuk jarak 1.500 kilometer per bulan, kebutuhan energinya menjadi sekitar 138 kWh listrik dan 4,2 liter bensin.

Dua sumber energi tersebut kemudian dihitung secara bersamaan.

Kebutuhan listrik 138 kWh dikalikan tarif Rp1.445 per kWh. Sementara 4,2 liter bensin dikalikan harga Rp15.950 per liter.

Hasilnya, biaya energi BYD M6 DM dalam simulasi sekitar Rp266 ribu per bulan atau sekitar Rp3,2 juta per tahun.

Karena menggunakan listrik sekaligus bensin, angka konsumsi seperti 65 kilometer per liter juga perlu dipahami secara berbeda. Angka tersebut tidak berarti kendaraan hanya membutuhkan satu liter bensin untuk menempuh 65 kilometer tanpa memperhitungkan energi lain.

Sebagian energi perjalanan berasal dari baterai yang sebelumnya diisi menggunakan listrik.

Veloz dan Zenix dihitung dari bensin

Toyota Veloz Hybrid memiliki pola perhitungan berbeda dalam simulasi. Konsumsinya menggunakan angka sekitar 28,9 kilometer per liter.

Sumber: yt radja autocare