7 Kebiasaan Lansia agar Tetap Sehat dan Mandiri, Nomor 1 Sering Disepelekan
Ilustrasi lansia sedang berolahraga ringan -alodokter.com-
BATU, DISWAYMALANG.ID-- Bertambahnya usia tidak otomatis berarti seseorang harus mengurangi seluruh aktivitas dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan beristirahat. Justru pada usia lanjut, tetap bergerak, menjaga pola makan, bersosialisasi, tidur cukup, dan melakukan pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting untuk mempertahankan kualitas hidup.
Kebiasaan lansia dalam menjalani aktivitas sehari-hari dapat berpengaruh terhadap kemampuan mempertahankan kemandirian. Aktivitas fisik yang sesuai kemampuan, misalnya, membantu menjaga kekuatan otot, keseimbangan, serta fungsi tubuh sehingga risiko kehilangan kemampuan bergerak dapat ditekan.
Selain menjaga kondisi fisik, kesehatan mental dan hubungan sosial juga tidak kalah penting. Karena itu, ada sejumlah kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan lansia untuk membantu mempertahankan kebugaran sekaligus menikmati masa tua dengan lebih aktif dan mandiri.
1. Tetap Rutin Bergerak
Tubuh tetap membutuhkan aktivitas meskipun usia bertambah. Terlalu banyak duduk atau berbaring justru dapat membuat kekuatan otot dan kemampuan fisik semakin menurun.
Aktivitas tidak harus berupa olahraga berat. Jalan kaki, senam lansia, latihan kekuatan ringan, latihan keseimbangan, berkebun, atau melakukan pekerjaan rumah tangga sesuai kemampuan dapat menjadi pilihan.
BACA JUGA:Gus Kikin Janji Akomodasi Rival di PBNU, Gus Yusuf hingga Gus Yahya Jadi Ujian Rekonsiliasi
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan orang berusia 65 tahun ke atas melakukan aktivitas fisik secara teratur. Dalam satu minggu, lansia dianjurkan melakukan aktivitas aerobik intensitas sedang selama 150–300 menit, atau aktivitas intensitas berat selama 75–150 menit jika kondisi fisiknya memungkinkan.
Bagi lansia yang belum terbiasa berolahraga, aktivitas dapat dimulai secara bertahap. Kemampuan dan kondisi kesehatan masing-masing orang perlu menjadi pertimbangan.
Latihan yang melibatkan kekuatan otot serta keseimbangan juga penting, terutama untuk membantu mempertahankan kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari dan mengurangi risiko jatuh.
2. Perhatikan Pola Makan
Kebutuhan tubuh berubah seiring pertambahan usia. Karena itu, makanan lansia sebaiknya tidak hanya mengutamakan jumlah, tetapi juga kualitas dan kandungan gizinya.
Sayuran, buah, sumber protein seperti ikan, telur dan kacang-kacangan, serta makanan dengan kandungan serat dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang.
Sebaliknya, konsumsi makanan yang terlalu tinggi garam, gula dan lemak jenuh sebaiknya dibatasi. Lansia juga perlu memperhatikan kecukupan cairan karena rasa haus dapat berkurang seiring bertambahnya usia.
BACA JUGA:10 Tips Merawat Mobil Pertama untuk Pemula, Cegah Kerusakan dan Bikin Awet
Bagi lansia yang mempunyai kondisi kesehatan tertentu atau mengonsumsi obat secara rutin, kebutuhan makanan dan cairan sebaiknya disesuaikan dengan anjuran tenaga kesehatan.
3. Terus Melatih Otak
Menjaga kesehatan lansia bukan hanya mengenai otot dan jantung. Otak juga perlu tetap aktif.
Sumber:












