81 tahun RI Disway

Motor Ojol Dihancurkan usai Senggol Spion Alphard, Begini Akhir Perselisihan di Bintaro

Motor Ojol Dihancurkan usai Senggol Spion Alphard, Begini Akhir Perselisihan di Bintaro

Motor Ojol Dihancurkan Setelah Senggol Spion Alphard, Kedua Pihak Akhirnya Sepakat Damai-@sosmedkeras-Twitter X--

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID -- Perselisihan antara pengemudi Toyota Alphard dan seorang pengemudi roda dua di kawasan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, akhirnya berujung damai. Kedua pihak memilih menyelesaikan persoalan melalui mediasi setelah insiden yang sempat viral di media sosial.

Persoalan tersebut bermula dari insiden di jalan ketika sepeda motor yang dikendarai pengemudi ojol disebut tidak sengaja menyenggol spion Toyota Alphard pada Selasa (18/8). Setelah kejadian, pengemudi motor disebut telah meminta maaf kepada pihak kendaraan.

Namun, persoalan justru berkembang menjadi keributan setelah sepeda motor yang digunakan pengemudi tersebut mengalami kerusakan. Rekaman kejadian kemudian menyebar di media sosial dan memicu perhatian publik.

Motor Rusak setelah Spion Tersenggol

Berdasarkan informasi yang beredar, kerusakan sepeda motor terjadi setelah pemilik atau pengemudi Alphard diduga mengambil batu dan menghantam kendaraan roda dua tersebut.

Peristiwa itu membuat persoalan yang awalnya hanya berkaitan dengan kerusakan spion berkembang menjadi perselisihan antara kedua pihak.

BACA JUGA:Ojol Jadi UMKM, Begini Nasib Puluhan Ribu Driver Malang Raya dan Peluang Usaha Baru

Identitas pengemudi roda dua yang disebut sebagai korban dalam peristiwa tersebut adalah Mulyadi, 53. Dalam sejumlah pemberitaan, Mulyadi disebut sebagai pengemudi ojek pangkalan, bukan pengemudi ojol.

Perbedaan status tersebut penting dicatat karena informasi awal yang beredar di media sosial menyebut korban sebagai pengemudi ojek online.

Mediasi Digelar di Kediaman Mulyadi

Perselisihan tersebut kemudian diselesaikan melalui pertemuan mediasi pada Selasa (18/8) sore.

Mediasi berlangsung di kediaman Mulyadi dan dimulai sekitar pukul 15.00 WIB hingga 17.00 WIB. Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pihak yang berkaitan dengan kedua belah pihak.

Di antaranya terdapat pihak perusahaan, pengemudi Alphard, keluarga Mulyadi, Ketua RT, serta Babinsa setempat.

Pertemuan dilakukan untuk mencari jalan keluar atas kerusakan kendaraan sekaligus mengakhiri perselisihan yang sempat menjadi perhatian publik.

Pengemudi Alphard Minta Maaf

Dalam pertemuan tersebut, pengemudi Alphard menyampaikan permintaan maaf kepada Mulyadi.

Ia juga menyatakan kesediaannya bertanggung jawab atas kerusakan sepeda motor.

Sumber: disway.id

Berita Terkait