1 tahun disway

Rahasia Langit: Gus Baha Ungkap 3 Jenis Sedekah yang Langsung Dibayar Kontan oleh Allah Swt

Rahasia Langit: Gus Baha Ungkap 3 Jenis Sedekah yang Langsung Dibayar Kontan oleh Allah Swt

KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha). --laduni.id--

MALANG, DISWAYMALANG.ID–Sedekah sering dipahami sebagai investasi jangka panjang yang balasannya baru akan dinikmati secara utuh di akhirat kelak. Namun, dalam sebuah pengajian terbaru yang penuh sesak oleh jemaah, ulama kharismatik KH Ahmad Bahauddin Nursalim, atau yang akrab disapa Gus Baha, mengungkap rahasia besar dari jalur langit. Ada jenis-jenis sedekah istimewa yang saking dahsyatnya, Allah Swt tidak akan menunda balasannya hingga hari kiamat, namun langsung dibayar kontan di dunia.

​Dengan gaya penyampaiannya yang lugas, Gus Baha mengajak jemaah untuk menata kembali niat dan cara mereka dalam berbagi. Murid kesayangan almarhum KH Maimoen Zubari menekankan bahwa janji Allah itu nyata. Terutama bagi mereka yang mampu menyentuh “titik sensitif” kasih sayang Allah melalui sedekah-sedekah tertentu.

BACA JUGA:Gus Baha: Tanda Utama Allah Menjaga Langkahmu Adalah ketika Terasa Sangat Sulit Bermaksiat

1. Sedekah kepada Keluarga dan Kerabat Dekat yang Membutuhkan

​Banyak orang yang royal dan jor-joran bersedekah kepada orang asing atau lembaga besar demi mendapat pujian, namun abai terhadap saudaranya sendiri yang sedang kesulitan. Menurut Gus Baha, sedekah terbaik yang efeknya langsung dirasakan dalam kehidupan adalah sedekah yang dimulai dari lingkaran terdekat.

​"Wong iku kadang gayane mbois, ngeke'i sumbangan rono-rene nggo pamer, tapi ipene dewe utawa keponakane dewe nggo mangan wae bingung ora dipikir. Iku kliru mendelik! Sedekah sing paling cepet ditaleni (dibalas) Pengeran iku sing neng nggone kerabat, utamane sing nduwe sifat 'rahim' utawa kekerabatan. Gusti Allah langsung bales nganggo keharmonisan lan jembarke rezeki saknaliko," urai Gus Baha.

(Orang itu kadang gayanya keren, memberi sumbangan ke sana kemari buat pamer, tapi iparnya sendiri atau keponakannya sendiri buat makan saja bingung tidak berpikir. Itu salah sekali! Sedekah yang paling cepat dibalas Tuhan itu kepada kerabat, terutama yang memiliki hubungan darah. Allah langsung membalas dengan keharmonisan dan melapangkan rezeki seketika, red).

BACA JUGA:Marak Konten Tanda Hari Akhir di Medsos Digambarkan Menakutkan, Gus Baha: Islam Itu Dinikmati, Bukan Ditakuti

2. Sedekah dalam Kondisi Sempit dan Paling Dicintai (Asy-Syuhha)

​Perkara kedua yang mendapat balasan instan dari Allah adalah sedekah yang dikeluarkan saat seseorang sebenarnya sedang butuh-butuhnya, atau mengeluarkan barang yang paling ia sayangi. Ketika ego manusia diuji untuk menahan harta, namun ia justru memilih untuk memberikannya demi Allah.

​"Nek kowe sedekah pas dhuwitmu turah-turah, iku biasa, gak pati ngefek neng ati. Tapi jajal kowe duwe dhuwit mung mripat siji (pas-pasan), kanggo sesuk wae bingung, kok ono wong luwih susah marani kowe, trus dhuwit iku kok kekno. Lah, wong sing model ngene iki sing nggawe Malaikat melu nangis iluh. Demi Allah, sing kene durung mari ngekekno, Allah wis nyiapke gantine sing berlipat-lipat seko dalan sing gak disongko-songko," ujarnya

(Kalau kamu sedekah saat uangmu berlebih, itu biasa, tidak terlalu berefek ke hati. Tapi coba kamu punya uang pas-pasan, buat besok saja bingung, lalu ada orang yang lebih susah datang kepadamu, terus uang itu kamu berikan. Nah, orang yang model begini yang membuat malaikat ikut menangis. Demi Allah, yang di sini belum selesai memberi, Allah sudah menyiapkan sebaliknya yang berlipat-lipat dari jalan yang tidak disangka-sangka, red).

BACA JUGA:Nasihat Sejuk Gus Baha: Pegang Teguh 5 Perkara Ini agar Hidup Selalu Tenang dan Berkah

3. Sedekah Ilmu dan Mengangkat membantu Orang Lain

​Sedekah tidak selamanya berbicara tentang nominal uang atau harta benda. Gus Baha menjelaskan bahwa jenis sedekah yang paling tinggi menghasilkan dan langsung menghasilkan ketenangan batin seketika adalah sedekah ilmu, nasihat, atau tindakan nyata. Yang membebaskan seseorang dari jeratan kesulitan hidup (utang, kebingungan, atau kesedihan).

​"Kowe iso ngaji, kekno ilmumu. Kowe duwe kelonggangan, ewangi wong sing lagi kepentok urusane. Nabi dawuh, sopo sing ngilangke kesusahane wong mukmin neng dunya, Allah bakal ngilangke kesusahane dewe neng dunya wal akhirat. Kuwi kontan! Atimu langsung digawe plong, uripmu digawe berkah, lan anak putumu bakal dijogo mbek Gusti Allah mergo keapikanmu," paparnya

(Kamu bisa mengaji, berikan ilmumu. Kamu punya kelonggaran, bantu orang yang lagi buntu urusannya. Nabi bersabda, siapa yang menghilangkan kesusahan orang mukmin di dunia, Allah akan menghilangkan kesusahannya sendiri di dunia dan akhirat. Itu kontan! Hatimu langsung dibuat lega, hidupmu dibuat berkah, dan anak cucumu akan dijaga oleh Allah karena kebaikanmu).

BACA JUGA:Tidur yang Benar menurut Gus Baha: Bukan Sekadar Istirahat, tapi Jalan Menuju Mimpi yang Bermakna

Mengharap Ridha, Bukan Memaksa Tuhan

​Pada akhir pengajiannya, Gus Baha memberikan catatan penting agar tidak salah paham dalam memaknai konsep "balasan langsung" ini. Gus Baha mengingatkan agar sedekah tidak dijadikan alat untuk "mendikte" atau bertransaksi secara bisnis dengan Allah Swt. Kunci utama agar sedekah itu langsung berbalas adalah keikhlasan yang mutlak.

​"Nek sedekah iku sing ikhlas, rasah ngitung untung rugi koyo bakul pasar. Anggep wae kowe ngekekno hak'e Allah lewat kawulane. Angger atimu wis ikhlas lan seneng ndelok wong liyo seneng, neng kono rahmat Allah langsung mudun tanpa bates," pungkas Gus Baha menutup ceramahnya, diikuti riuh hamdalah dari para jamaah.

(Kalau sedakh itu yang ikhlas, tidak usah menghitung untung rugi seperti penjual di pasar. Anggap saja Anda memberikan hak Allah melalui hambanya. Asal hatimu sudah ikhlas dan senang melihat orang lain senang, di situ ramah Allah langsung turun tanpa batas, red).

BACA JUGA:Gus Baha: Puasa Sunnah seperti Ibadah Wali, Ditunaikan Murni Karena Senang kepada Allah

Sumber: youtube