FMIPA UB Dampingi Olimpiade IPA Pesantren, Tingkatkan Standar Kompetisi Sains di Malang Raya
Dosen dan mahasiswa FMIPA Universitas Brawijaya memberikan pendampingan dalam penyelenggaraan Olimpiade IPA tingkat SLTP se-Malang Raya di Pondok Pesantren Sumber Putih, Malang, Sabtu (26/4/2026).--
MALANG, DISWAYMALANG.ID–Dosen dan mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Brawijaya (UB) mendampingi penyelenggaraan Olimpiade IPA tingkat SLTP se-Malang Raya di Pondok Pesantren Sumber Putih, Sabtu (26/4/2026), guna meningkatkan kualitas dan standar kompetisi sains di lingkungan pesantren.
Pendampingan dilakukan sejak tahap persiapan, meliputi penyusunan kisi-kisi dan soal olimpiade. Tim FMIPA UB memberikan arahan terkait indikator kompetensi, tingkat kesulitan, hingga teknik penyusunan soal yang mampu mengukur kemampuan analitis peserta.
“Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan soal yang disusun tidak hanya sesuai kurikulum, tetapi juga memiliki standar penilaian yang objektif dan terukur,” ujar salah satu dosen FMIPA UB.
Tak hanya itu, tim akademisi UB juga hadir langsung saat pelaksanaan olimpiade untuk memberikan dukungan teknis serta memastikan kegiatan berjalan sesuai tujuan pendidikan.
BACA JUGA:Mahasiswa FIA UB Jelajah Akademik Global, Ikuti Student Mobility di Malaysia
Kegiatan ini dinilai memberi manfaat bagi penyelenggara, khususnya dalam meningkatkan kapasitas pesantren dalam merancang kegiatan akademik yang lebih profesional dan berstandar. Sementara bagi peserta, olimpiade menjadi sarana mengasah kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta meningkatkan minat di bidang sains.
Selain aspek akademik, FMIPA UB juga mendorong pemanfaatan analisis data dan statistika dalam evaluasi hasil olimpiade. Data tersebut dapat digunakan untuk mengukur tingkat kesukaran soal, validitas, serta memetakan kemampuan peserta sebagai dasar pengembangan pembelajaran ke depan.
BACA JUGA:Kehadiran Peserta UTBK di UB Tembus 97 Persen, Pelaksanaan Minim Kendala
Melalui kolaborasi ini, diharapkan terbangun sinergi antara perguruan tinggi, pesantren, dan sekolah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih kolaboratif dan berkelanjutan di Malang Raya.
Sumber:




