1 tahun disway

Mahasiswa FIA UB Jelajah Akademik Global, Ikuti Student Mobility di Malaysia

Mahasiswa FIA UB Jelajah Akademik Global, Ikuti Student Mobility di Malaysia

Potret Mahasiswa FIA UB berfoto bersama pihak INTI International University --prasetya.ub.ac.id

MALANG, DISWAYMALANG.ID–Program Studi Sarjana Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) kembali mendorong mahasiswanya untuk tampil di kancah global melalui program student mobility. Kali ini, enam mahasiswa diberangkatkan ke INTI International University untuk menjalani perkuliahan selama satu semester, mulai Januari hingga Mei 2026.

Program ini menjadi bagian dari strategi internasionalisasi kampus yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga penguatan pengalaman lintas budaya. Mahasiswa mengikuti berbagai aktivitas pembelajaran berbasis proyek, diskusi studi kasus internasional, serta interaksi langsung dengan mahasiswa dari berbagai negara. Lingkungan tersebut mendorong mereka untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja tim, hingga adaptasi di situasi global yang dinamis.

BACA JUGA:Kehadiran Peserta UTBK di UB Tembus 97 Persen, Pelaksanaan Minim Kendala

Dikutip dari laman resmi UB, Selasa (28/4/2026), Ketua Program Studi Administrasi Bisnis FIA UB Dr Anni Rahimah SAB MAB PhD menjelaskan, program ini dirancang untuk mencetak lulusan yang siap bersaing secara global. Menurutnya, pengalaman belajar di luar negeri memberi mahasiswa perspektif baru dalam memahami dinamika bisnis internasional, sekaligus meningkatkan kemampuan analisis, kepemimpinan, dan literasi digital.

“Kolaborasi dengan INTI International University memperkuat komitmen kami membangun ekosistem pembelajaran global yang berkelanjutan. Ke depan, student mobility ini akan kami kembangkan menjadi kerja sama yang lebih luas, seperti joint class, guest lecture, riset kolaboratif, serta peluang magang lintas negara” paparnya.

Adapun enam mahasiswa yang mengikuti program ini adalah Dean Raihan, Defiz Ahmad Zhafir, Keira Reskia Suryakanta, Marshall Karubi Brahmantya, Merry Andani Tamba, dan Nur Fathia Khoyroh. Selama berada di Malaysia, mereka tidak hanya mengikuti perkuliahan, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan kompetisi.

BACA JUGA:Ribuan Data Pemilih Disorot! Bawaslu Kota Malang Bongkar 7.956 Pemilih Baru dan 4.549 Data Bermasalah

Salah satu pencapaian yang diraih adalah keberhasilan masuk 10 besar dalam ajang Earth Day 2026 University Hackathon yang diselenggarakan di Kuala Lumpur. Dalam kompetisi tersebut, mahasiswa ditantang merancang solusi bisnis berbasis keberlanjutan yang relevan dengan isu global. Keberhasilan ini menunjukkan kemampuan mereka dalam mengintegrasikan analisis bisnis, inovasi, serta kepedulian terhadap isu lingkungan.

Program student mobility ini juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas. Selain meningkatkan kapasitas akademik, kegiatan ini turut membuka peluang jejaring internasional yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk pengembangan karier di masa depan.

Untuk kedepannya, FIA UB berkomitmen untuk memperluas jangkauan program serupa, baik dari segi jumlah peserta maupun mitra perguruan tinggi luar negeri. Dengan demikian, semakin banyak mahasiswa yang memiliki kesempatan merasakan pengalaman belajar global sekaligus memperkuat daya saing lulusan di tingkat internasional.

BACA JUGA:Dinas Pendidikan Kota Batu Tekankan Transparansi dalam SPMB 2026

 

Sumber: prasetya.ub.ac.id