1 tahun disway

Ekspansi Global Berlanjut, UB Kunjungi Perdana Menteri Timor Leste

Ekspansi Global Berlanjut, UB Kunjungi Perdana Menteri Timor Leste

Pihak UB kunjungi Perdana Mentri Timor Leste--prasetya.ub.ac.id

TIMOR LESTE, DSWAYMALANG.ID–Universitas Brawijaya (UB) terus berusaha mendorong ekspansi kerja sama internasional dengan melakukan kunjungan resmi ke Timor Leste pada 23–25 April 2026. Agenda ini diinisiasi oleh UPT Global Partnership and Reputation (GPR), Direktorat Kerja Sama, serta Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni (DPKA), dengan fokus memperkuat reputasi global, memperluas kemitraan strategis, dan mengonsolidasikan jejaring alumni di luar negeri.

Dikutip dari laman resmi UB, Senin (27/4/2026), rombongan UB dipimpin oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa Setiawan Noerdajasakti SH MH didampingi Direktur DPKA Karuniawan Puji Wicaksono SP MP PhD, Direktur Kerja Sama Agung Sugeng Widodo ST MP PhD, serta Kepala UPT GPR Hendix Yulis Setyawan STP MSi PhD.

Kegiatan diawali dengan kunjungan kehormatan ke kantor Wakil Perdana Menteri Timor Leste di Dili. Delegasi UB diterima langsung oleh Mariano Assanami Sabino Lopez, yang juga merupakan alumni Fakultas Pertanian UB angkatan 1991. Dalam pertemuan tersebut, Mariano menyampaikan apresiasi atas kunjungan UB sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang pendidikan tinggi dan pengembangan sumber daya manusia.

BACA JUGA:UB Masuk THE Asia Rankings 2026, Tempati Cluster 601–800 Asia

Ia menyoroti potensi sektor pertanian Timor Leste, khususnya komoditas kopi yang telah menjadi bagian penting sejak era kolonial. Selain kopi, komoditas seperti jambu mete dan alpukat juga mulai dikembangkan, meskipun sejumlah tantangan masih dihadapi, termasuk pengelolaan sektor peternakan pasca-konflik. Pemerintah Timor Leste berharap UB dapat berperan dalam peningkatan kapasitas petani, penguatan institusi kopi, serta pengembangan ketahanan pangan dan nutrisi masyarakat.

“Kami berharap UB dapat menjadi mitra dalam pengembangan institusi kopi, peningkatan kapasitas petani, serta penguatan sektor pangan dan nutrisi masyarakat Timor Leste,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur DPKA UB Karuniawan Puji Wicaksono menegaskan bahwa kontribusi alumni di tingkat global menjadi indikator penting dalam pemeringkatan internasional perguruan tinggi. Karena itu, UB terus memperkuat jaringan alumni di berbagai negara, termasuk Timor Leste. Ia juga menyampaikan rencana pengembangan program KKN Internasional yang akan difokuskan pada hilirisasi komoditas kopi, mulai dari pengolahan biji mentah hingga proses roasting berstandar global.

Sementara itu, Kepala UPT Global Partnership and Reputation Hendix Yulis Setyawan menjelaskan, UB kini mengarahkan strategi pada peningkatan pengakuan internasional melalui kolaborasi global, program beasiswa, dan mobilitas mahasiswa. Saat ini, minat calon mahasiswa dari Timor Leste cukup tinggi, dengan puluhan pendaftar program beasiswa UB setiap tahunnya.

Untuk mendukung hal tersebut, UB telah membuka sejumlah program sarjana berbahasa Inggris serta menyediakan pendampingan publikasi ilmiah bagi dosen dan peneliti internasional.

BACA JUGA:Peserta UTBK Asal Thailand Ikuti Ujian di UB, Dapat Layanan Setara

Selain agenda resmi, UB juga menggelar Temu Alumni di Dili yang dihadiri oleh lulusan dari berbagai angkatan dan profesi. Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan peran alumni sebagai duta institusi di kancah global. Perwakilan alumni menyatakan kesiapan mereka untuk berkontribusi dalam mendukung program UB, baik di bidang pendidikan, kerja sama internasional, maupun pengabdian kepada masyarakat.


UB hadirkan Kuiah Umum bagi alumni di Tmor Leste--prasetya.ub.ac.id

“UB tidak berhenti pada aktivitas kampus, tetapi terus hidup dan berkembang melalui kontribusi alumninya di mana pun mereka berada,” katanya.

Sebagai penutup, Wakil Rektor III UB, menyampaikan harapan agar Wakil Perdana Menteri Timor Leste dapat hadir dalam agenda penerimaan mahasiswa baru UB sekaligus penandatanganan kerja sama resmi dengan pimpinan universitas. Kolaborasi tersebut diharapkan mencakup sektor pertanian, pengembangan ekonomi lokal, serta program pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kualitas nutrisi di Timor Leste.

Sumber: prasetya.ub.ac.id