Film Korea 'Hope' Hadir dalam Versi Indonesia, Dibintangi Chicco Jerikho hingga Humaira Jahra
Film Korea HOPE di remake ke Indonesia--ig @abbasarap.id
MALANG, DISWAYMALANG.ID–Rumah produksi VMS Studio resmi merampungkan proses syuting film drama terbaru berjudul Harapan pada Januari lalu. Film ini disutradarai oleh Benni Setiawan dan menjadi remake resmi dari film Korea Selatan Hope yang sempat menggemparkan publik saat dirilis pada 2013.
Dikutip Disway Malang dari akun Instagram @abbasarap.id, dalam versi Indonesia ini, film Harapan menghadirkan aktor ternama seperti Chicco Jerikho dan Yunita Siregar, serta aktris cilik Humaira Jahra. Ketiganya dipercaya memerankan sebuah keluarga yang harus menghadapi tragedi besar yang mengubah hidup mereka.
Film ini mengangkat drama keluarga yang sangat emosional, menceritakan tentang perjuangan orang tua dalam mendampingi anak mereka (so-won) yang menjadi korban kekerasan seksual dan fisik oleh pria tua saat pergi ke sekolah. Tidak hanya soal luka fisik, cerita juga menggali trauma psikologis yang dialami sang anak, serta bagaimana keluarga tersebut berusaha bangkit di tengah tekanan sosial dan proses hukum yang panjang.
BACA JUGA:Lirik dan Makna Lagu ‘Hooligan’ BTS, B-Side ARIRANG dengan Tawa Ikonik
Versi aslinya, Hope, disutradarai oleh Lee Joon-ik dan dibintangi oleh Sol Kyung-gu serta Uhm Ji-won sebagai orang tua dari sang anak. Film ini dikenal luas karena pendekatannya yang realistis dan penuh empati dalam menggambarkan pemulihan korban serta kekuatan keluarga.
Selain sukses secara emosional, Hope juga meraih berbagai penghargaan di industri perfilman Korea Selatan, termasuk di ajang Baeksang Arts Awards. Film ini dipuji karena mampu menyampaikan isu sensitif dengan cara yang manusiawi tanpa kehilangan pesan moral yang kuat.
BACA JUGA:BTOB Kompak sampai 14 Tahun, Bagi Rata Pendapatan, Yook Sung-jae Ungkap Rahasianya
Menariknya, Hope tidak hanya berfokus pada tragedi, tetapi juga menonjolkan proses penyembuhan dan pentingnya lingkungan yang suportif bagi korban. Film ini bahkan kerap dianggap sebagai salah satu drama keluarga paling menyentuh dalam perfilman Korea Selatan karena mampu menghadirkan harapan di tengah situasi yang sangat sulit.
Dalam film Harapan, pendekatan cerita dikabarkan akan disesuaikan dengan konteks sosial dan budaya Indonesia, sehingga terasa lebih dekat dengan penonton lokal. Sutradara Benni Setiawan disebut ingin menekankan sisi kemanusiaan, empati, serta kekuatan cinta keluarga dalam menghadapi situasi yang sangat sulit.
Selain menyuguhkan drama yang menguras emosi, film ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu kekerasan terhadap anak dan pentingnya perlindungan hukum serta dukungan psikologis bagi korban.
BACA JUGA:Carmen Hearts2Hearts Rayakan Ulang Tahun ke-20 di Jakarta, Fanmeeting Berubah Jadi Momen Emosional
Sumber: ig @abbasarap.id









