1 tahun disway

Mengenal Hari Tanpa Makan Sehari 16 Februari: Gerakan Sederhana Agar Tak Ada yang Merasa Terisolasi

Mengenal Hari Tanpa Makan Sehari 16 Februari: Gerakan Sederhana Agar Tak Ada yang Merasa Terisolasi

16 Februari diperingati sebagai Hari Tanpa Makan Sendirian--iStock

MALANG, DISWAYMALANG.ID--Setiap tanggal 16 Februari, ada sebuah gerakan sosial yang menarik perhatian bernama No One Eats Alone Day atau Hari Tanpa Makan Sendiri.

Fokus utama dari kegiatan ini adalah menciptakan suasana makan siang yang lebih inklusif, terutama di lingkungan sekolah yang sering kali punya tantangan sosialnya sendiri. Gerakan ini memastikan bahwa tidak ada satu pun siswa yang harus duduk sendirian di pojok kantin tanpa teman bicara.

Dengan mengajak para siswa untuk berani mengisi kursi-kursi kosong dan memulai obrolan dengan teman baru, hari ini menjadi momen penting untuk menanamkan rasa empati dan kepedulian sejak dini agar tidak ada lagi yang merasa terasing.

BACA JUGA:GTA 6 Hadirkan Map Lain Bernama Leonida selain Vice City, Wilayah Luas dan Beragam

BACA JUGA:Prakiraan Cuaca Malang Raya 16 Februari: Hujan Ringan Dominan, Ada Hujan Petir, Batu Waspasda Angin Kencang

Program ini digagas oleh Beyond Differences, sebuah lembaga nirlaba yang punya misi khusus untuk melawan isolasi sosial di kalangan remaja. Mereka sadar bahwa perasaan kesepian di sekolah bisa berdampak buruk bagi perkembangan siswa, sehingga mereka menciptakan inisiatif yang sangat praktis di jam makan siang.

Sejarahnya sendiri dimulai pada tahun 2012 di beberapa sekolah di California Utara. Siapa sangka, gerakan yang awalnya kecil ini berkembang sangat pesat dan kini sudah diterapkan di lebih dari 2.000 sekolah yang tersebar di 50 negara bagian Amerika Serikat.

Hingga saat ini, dampaknya sudah dirasakan oleh lebih dari satu juta siswa yang mulai berani membuka diri terhadap teman-teman di sekitarnya.

BACA JUGA:Pemerintah Disarankan Terbitkan SKB 3 Menteri untuk Akhiri Kisruh Penonaktifan 11 Juta Peserta BPJS PBI

BACA JUGA:Pengumuman! Operasional Truk Dibatasi Mulai 13 Maret 2026: Untuk Tekan Kecelakaan Mudik

Di lapangan, para siswa yang berpartisipasi dalam No One Eats Alone Day mengambil peran aktif sebagai penggerak perubahan di lingkungan mereka sendiri.

Mereka belajar cara membangun percakapan yang ramah dan menciptakan atmosfer yang terbuka bagi siapa saja, tanpa membeda-bedakan kelompok atau geng tertentu.

Selain sebagai ajang makan siang, kegiatan ini juga menjadi ruang belajar bagi remaja untuk memahami bahwa kehadiran seseorang di meja makan bisa memberikan dukungan emosional yang besar bagi mereka yang sedang merasa kesepian.

Gerakan ini secara tidak langsung mengubah kantin sekolah yang tadinya bisa jadi tempat yang mencemaskan bagi sebagian orang, menjadi ruang yang jauh lebih ramah dan penuh kebersamaan.

Sumber: berbagai sumber