1 tahun disway

Ratusan Pecinta Gus Dur di Kota Batu Gelar Doa Bersama Lintasagama

Ratusan Pecinta Gus Dur di Kota Batu Gelar Doa Bersama Lintasagama

Haul ke-16 Gus Dur di Kota Batu, Jumat (2/2/2026) diisi doa bersama lintasagama. -istimewa--

BATU, DISWAYMALANG.ID-Puncak Haul ke-16 KH Abduraman wahid atau Gus Dur di Kota Batu dilaksanakan di NalaFEST yang diikuti oleh ratusan pecinta Gus Dur. Tidak hanya dari warga nahdliyin, namun dari semua agama, semua suku yang ada di Kota Batu. Mereka dengan khusuk berdoa pada acara doa lintasagama. 


Haul ke-16 Gus Dur di Kota Batu, Jumat (2/2/2026) diisi doa bersama lintasagama. -istimewa--

"Acara ini bukan milik umat muslim saja, bukan warga atau suku jawa saja. Gus Dur adalah milik semua," Kata Yuli Efendi, ketua panitia Haul Gus Dur ke 16 di Kota Batu, Jumat (2/1).

BACA JUGA:Komnas Haji Ingatkan Potensi Gagal Berangkat Ribuan Jemaah Haji Khusus 2026, Kemenhaj dan BPKH Harus Segera Be


Haul ke-16 Gus Dur di Kota Batu, Jumat (2/2/2026) diisi doa bersama lintasagama. -istimewa--

Dia berterima kasih pada semua pihak yang telah mendukung dan mensukseskan acara ini. "Sesua dengan tema kalai ini Gus Dur dari rakyat, oleh rakyat dan untuk Rayat. Haul ini adalah hasil sengkuyung kita baersama," tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Batu Nurochman mengatakan bahwa jasa Gus Dur untuk kita Batu sangat besar.


Haul ke-16 Gus Dur di Kota Batu, Jumat (2/2/2026) diisi doa bersama lintasagama. -istimewa--

BACA JUGA:Pipa 10 Dim Jebol, Berdampak pada 5.000 Pelanggan Air Bersih

"Presiden Kiai Haji Abdurrahman Wahid menandatangani Keputusan Presiden yang menyatakan Kota Batu definitif, sebagai sebuah pemerintahan yang bisa mengatur dirinya sendiri, yang memiliki lembaga-lembaga sebagai mitra pemerintahan sejak 21 Juni 2001. Walaupun ulang tahun atau hari jadi Kota Batu dilaksanakan setiap 17 Oktober, tanggal penetapan Kota Batu sebagai kota yang bisa berdiri sendiri secara pemerintahan," paparnya.

Dilanjutkannya, haul ini juga sebagai bentuk rasa cinta atas ketokohannya dan jasa-jasanya terhadap Indonesia. "Tentu kita bersama-sama berharap bisa mengikuti jejak pemikiran-pemikiran beliau yang plural,  yang tidak pernah membedakan. Tidak ada kamus di dalam pikiran beliau mana minoritas dan mana mayoritas semuanya adalah anak bangsa Indonesia," pungkasnya.

BACA JUGA:Pelunasan Bipih Haji 2026 Tahap II Dibuka 2–9 Januari, Ini Kategori Jamaah yang Berhak

Sumber: