Bigetron Singkirkan Alter Ego 3-2, Lolos ke Final Lower Bracket

Bigetron Singkirkan Alter Ego 3-2, Lolos ke Final Lower Bracket

Pertemuan antara tim E-sport AE dengan Bigetron--Esport.id

SURABAYA, DISWAYMALANG.ID - Bigetron by Vitality memastikan langkah Alter Ego terhenti di playoff Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia (MPL ID) Season 18. Dalam duel eliminasi lower bracket semifinal, Jumat (6/11/2026), Bigetron menang tipis 3-2 setelah melewati pertarungan lima game.

Kemenangan tersebut sekaligus menjaga peluang Bigetron mempertahankan gelar juara musim ini. Sebaliknya, Alter Ego yang dikenal dengan julukan El Familia harus mengakhiri perjuangannya setelah gagal memenangi game penentuan.

Hasil ini cukup kontras dengan pertemuan kedua tim pada regular season. Alter Ego sebelumnya berhasil mengalahkan Bigetron dalam dua pertemuan. Namun, keunggulan rekor pertemuan itu tidak mampu mereka pertahankan ketika memasuki fase gugur.

Bigetron Bangkit Setelah Kehilangan Game Pertama

Alter Ego mengawali seri dengan hasil positif. Mereka mampu mengamankan game pembuka dan lebih dahulu menempatkan Bigetron dalam tekanan.

BACA JUGA:NAVI vs Team Liquid ID, Rebut Tiket M8 World Championship

Akan tetapi, respons Bigetron pada game kedua berlangsung sangat meyakinkan. Tim berjuluk Robot Merah itu mengambil alih kendali permainan dan menutup pertandingan dengan keunggulan 22-7 dalam perolehan kill.

Kedudukan pun kembali imbang. Bigetron kemudian melanjutkan momentum pada game ketiga dengan dominasi yang lebih besar.

Perolehan kill 23-2 memperlihatkan betapa kuatnya kendali Bigetron atas pertandingan tersebut. Shogun menjadi pemain penting melalui penggunaan hero Yu Zhong yang efektif dalam pertarungan.

Kontribusinya membantu Bigetron membalikkan keadaan menjadi unggul 2-1. Penampilan impresif itu juga mengantarkan Shogun meraih penghargaan MVP keduanya dalam pertandingan tersebut.

Alter Ego Paksa Pertandingan Berlanjut ke Game Kelima

Tertinggal satu game tidak membuat Alter Ego kehilangan kesempatan untuk bangkit. Tim asuhan Xepher itu mengubah pendekatan permainan pada game keempat dan berhasil memaksakan hasil imbang.

Performa Owning sejak fase awal pertandingan turut menopang kebangkitan El Familia. Kombinasi permainan gold laner dengan hero marksman menjadi salah satu kekuatan Alter Ego untuk menekan pertahanan lawan.

Kejutan lain muncul ketika Nino memilih Phoveus sebagai hero terakhir dalam fase draft. Pilihan tersebut memberi variasi strategi sekaligus membantu Alter Ego mengamankan kemenangan game keempat.

Sumber: esport.id