Mitsubishi New XForce HEV Hadir, Lebih Bertenaga dan Klaim 25 Km/L
Mitsubishi New XForce HEV hadir mulai Rp445 juta dengan mesin 1.600 cc Atkinson Cycle, motor listrik 116 PS, dan klaim konsumsi 25 km/l.-Yt Otodriver-Yt Otodriver
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Mitsubishi New XForce HEV hadir sebagai varian hybrid terbaru dengan sejumlah pembaruan. Tidak hanya menawarkan teknologi elektrifikasi, SUV ini juga mendapat suspensi yang lebih nyaman, fitur tambahan, serta harga mulai Rp445 juta selama periode pemesanan di GIIAS 2026.
Mitsubishi tetap mempertahankan XForce dengan mesin bensin 1.500 cc. Namun, kini tersedia pilihan HEV dengan sistem hybrid yang berbeda dari sekadar menambahkan motor listrik pada mesin lama.
Pada varian mesin bensin, Mitsubishi juga melakukan penyesuaian harga. Varian Exceed dan Ultimate yang sebelumnya berada di kisaran Rp400 jutaan kini berada di rentang harga Rp300 jutaan.
Sementara itu, tersedia XForce Ultimate Premium yang mendapatkan sejumlah tambahan fitur seperti panoramic roof, electric seat, electric power tailgate, dan multiaround monitor.
Untuk Mitsubishi New XForce HEV, harga awalnya Rp445 juta. Konsumen yang menginginkan fitur tambahan seperti Yamaha Sound Premium, power tailgate, dan electric car seat dapat menambah Rp25 juta.
Mesin 1.600 cc Atkinson Cycle
Salah satu perbedaan utama New XForce HEV terdapat pada sektor mesin. Mitsubishi tidak menggunakan mesin 1.500 cc yang sama dengan varian bensin, kemudian menambahkan sistem hybrid.
New XForce HEV memakai mesin 1.600 cc berkode 4A92 dengan teknologi Atkinson Cycle. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 107 PS dan torsi 134 Nm.
Tenaga tersebut kemudian mendapat dukungan motor listrik yang mampu menghasilkan hingga 116 PS dengan torsi 255 Nm. Kombinasi tersebut membuat karakter New XForce HEV lebih bertenaga dibandingkan versi non-hybrid.
Sistem hybridnya dapat bekerja dalam beberapa konfigurasi. Mobil dapat menggunakan tenaga listrik sepenuhnya ketika kapasitas baterai mencukupi. Sistem juga dapat bekerja sebagai series hybrid ketika mesin bertugas mengisi baterai, atau parallel hybrid ketika mesin dan motor listrik sama-sama menggerakkan mobil.
New XForce HEV juga memiliki sistem motor disconnect. Fitur tersebut memungkinkan motor listrik dilepas ketika mobil melaju konstan dan tidak membutuhkan akselerasi maupun deselerasi, sehingga hambatan dapat dikurangi.
Baterai berkapasitas 1,1 kWh ditempatkan di bagian bawah kendaraan. Posisi tersebut membuat ground clearance New XForce HEV menjadi 212 mm, turun 10 mm dari versi mesin bensin yang mencapai 222 mm.
Meski lebih rendah, posisi baterai membuat center of gravity turun sekitar 20 mm. Kondisi tersebut diklaim membantu kestabilan dan pengendalian kendaraan.
Suspensi Lebih Empuk dan Punya Mode Charge
Selain teknologi hybrid, Mitsubishi juga melakukan revisi pada setting suspensi. Perubahan tersebut tidak hanya diterapkan pada HEV, tetapi juga varian XForce bermesin bensin.
Suspensi dibuat lebih lunak untuk meningkatkan kenyamanan. Dalam pengujian, New XForce HEV terasa lebih nyaman ketika melewati permukaan jalan yang tidak rata, sementara karakter pengendaliannya tetap lincah.
Sumber: yt otodriver


