1 tahun disway

Menarik Dicoba! Deretan Boardgame dengan Lore seluas 40K

Menarik Dicoba! Deretan Boardgame dengan Lore seluas 40K

Dunia fiksi yang dalam dan luas seperti Warhammer 40,000 dapat ditemukan dalam sejumlah board game. -ist--

MALANG, DISWAYMALANG.ID--Warhammer 40.000 merupakan universe fiksi ilmiah yang lahir dari permainan papan klasik Games Workshop. Warhammer 40K dapat ditemukan dalam sejumlah board game. Khususnya board game yang dibangun di atas latar dunia kaya dengan cerita, mitos, dan latar belakang karakter.

Nah, ada beberapa board game lain yang mampu menghadirkan world-building serupa. Baik melalui kampanye panjang, cerita bercabang, atau sistem yang membuat tiap sesi menjadi semacam bab dalam saga besar.

Lima board game menjadi sorotan. Masing-masing memiliki lore kompleks yang bisa memikat pemain. Khususnya bagi mereka yang mencari narasi, konflik, dan dunia yang terasa hidup. Layaknya saga fiksi ilmiah atau fantasi besar.

BACA JUGA:Lewat Kombinasi Objektif dan Split Push, Aurora Gaming Kalahkan EVIL Esports di MLBB M7 World Championship

Lore yang kompleks dalam board game bukan sekadar dekorasi estetis. Banyak game membangun dunia mereka melalui kampanye bertingkat, legacy system, atau narasi bercabang. Yang dipicu oleh keputusan pemain sendiri.

Hal itu menyaratkan bahwa bermain permainan papan itu lebih dari sekadar taktik atau strategi. Pemain juga akan ditempatkan dalam cerita yang membutuhkan pemahaman tentang lore, hubungan antar karakter, serta konsekuensi dari setiap pilihan mereka.

Mirip dengan bagaimana Warhammer 40K memadukan latar belakang cerita luasnya ke dalam permainan.

BACA JUGA:Performa Ngebut HP RedMagic 11 Pro untuk Para Gamer, Ini Spesifikasi dan Harganya

Dari dunia fantasi Arthurian yang kelam hingga petualangan gelap melawan ancaman kuno, berikut adalah 5 board game dengan lore sedalam Warhammer 40K.

1. Gloomhaven


Gloomhaven adalah board game yang memerlukan kemampuan literasi tinggi karena lore-nya yang kompleks. --thegamerimages--

Gloomhaven adalah sebuah board game kooperatif strategi yang dirancang oleh Isaac Childres. Diterbitkan oleh Cephalofair Games pada 2017.

Game itu menawarkan pengalaman naratif panjang melalui 95 skenario berbeda yang tergabung dalam sebuah kampanye luas.

BACA JUGA:Gamer Indonesia Banjiri Game TheoTown, Bangun Mie Gacoan hingga Demo Tukang Parkir

Pun, dilengkapi dengan tema fantasi gelap dan beragam karakter yang bisa dimainkan. Tentunya masing-masing memiliki cerita, kemampuan, dan motivasi yang unik. 

Gloomhaven mendorong pemain untuk beradaptasi dan berevolusi sepanjang kampanye berjalan.

Terdapat mekanik kompleks. Seperti pemilihan kartu tindakan dan gerakan taktis dalam pertarungan.

Selain itu, cerita Gloomhaven menempatkan pemain dalam dunia yang penuh misteri, konflik, dan pilihan moral yang melekat kuat pada perkembangan kampanye.

BACA JUGA:ROG Cetra Open Wireless Resmi Dirilis, Strategi ASUS ROG Hadirkan Audio Gaming Open-Fit Latensi Rendah

Setiap keputusan membawa dampak yang dirasakan di skenario berikutnya. Menciptakan pengalaman mirip RPG di atas papan.

Banyak pengamat menyebut Gloomhaven sebagai salah satu board game terbaik yang pernah dibuat.

Karena kedalaman narasi dan caranya menyatukan gameplay dan lore menjadi satu pengalaman berkesinambungan.

2. SeaFall

SeaFall, dirancang oleh Rob Daviau dan diterbitkan oleh Plaid Hat Games pada 2016. Itu merupakan contoh board game legacy yang membangun lore melalui evolusi permainan.

Dalam SeaFall, masing-masing pemain memimpin provinsi yang mencoba menjelajahi dunia setelah Zaman Kegelapan.

Seiring permainan berlangsung, peta, komponen, dan aturan berkembang berdasarkan keputusan dan tindakan pemain.

BACA JUGA:Bocoran Harga Steam Machine Valve Rp16 Jutaan, Jauh di Atas Ekspektasi Para Gamer

Beberapa konten baru dibuka melalui “Captain’s Booke”, semacam jurnal berisi ratusan entri naratif yang terbaca ketika peristiwa tertentu tercapai.

Cerita yang dibangun selama kampanye bisa berlanjut hingga sekitar 15 sesi. Setiap kisah memiliki awal, tengah, dan akhir.

Lore itu berkembang secara organik melalui tindakan pemain. Membuat setiap kampanye terasa seperti sebuah saga penjelajahan berlapis. Dengan konflik, perdagangan, penemuan, dan intrik.

3. Tainted Grail: The Fall of Avalon


Board game Tainted Grail: The Fall of Avalon mirip seperti Dragon and Dungeon tetapi tanpa game master. --Bol--

Tainted Grail: The Fall of Avalon adalah board game naratif gelap yang berakar pada legenda Arthurian dan mitologi Keltik.

Permainan itu menyatukan eksplorasi, konflik, dan cerita yang bercabang di pulau Avalon yang terkutuk oleh Wyrdness. Kekuatan gelap mengancam dunia itu sendiri.

BACA JUGA:Akhirnya Komdigi Blokir Grok AI di Platform X, Berisiko Tebar Pornografi Deepfake

Game itu dirancang untuk memunculkan pengalaman RPG tanpa Game Master. Para pemain menjalankan kampanye panjang dan menghadapi dunia yang sangat dipengaruhi oleh tindakan mereka.

Karena itu pula karakter akan terus berkembang seiring cerita. Lore dari Tainted Grail sangat luas. Hingga mencakup berbagai era sejarah dalam dunia permainan.

Kedalaman itu mampu memuat kampanye dapat berlangsung puluhan jam. Dengan elemen pilihan cerita yang benar-benar memengaruhi jalannya cerita di setiap pertemuan.

4. Eldritch Horror


Eldritch Horror adalah board game lovecraftian yang seru dan asik. --despelvogel--

Eldritch Horror adalah permainan strategi kooperatif bertema horor kosmik dari Cthulhu Mythos. Diterbitkan oleh Fantasy Flight Games pada 2013.

Dalam permainan itu, pemain berperan sebagai penyelidik yang menyusuri dunia untuk mengungkap misteri. Juga menghentikan kebangkitan entitas kuno.

Entitas tersebut ingin menghancurkan umat manusia. Eldritch Horror dan kisah dunia di baliknya dilandaskan berdasar pada novel karya H.P. Lovecraft. Kisah-kisah itu ditanamkan ke setiap kartu, peristiwa, dan expansion yang tersedia.

BACA JUGA:Bakso Malang Anomalies: Game Horor Indonesia di Roblox yang Viral di Dunia Internasional

Dunia permainan itu kaya dengan sejarah, entitas ghaib, dan pengalaman naratif yang menyatu dengan mekanik.

Konflik global, pengembangan karakter, dan ancaman kosmik menciptakan rasa urgensi dan ketegangan yang mendalam. Seolah pemain benar-benar berada di ambang kehancuran dunia.

5. Unfathomable


Unfathomable adalah board game semi deduksi yang punya lore kompleks. --IGN--

Unfathomable adalah board game deduksi yang mengambil latar perjalanan trans-Atlantik saat kapal uap SS Atlantica diserang oleh makhluk dari kedalaman laut. Serta pengkhianat di antara penumpangnya.

Dirancang oleh Tony Fanchi dan Corey Konieczka dan diterbitkan oleh Fantasy Flight Games pada 2021, permainan itu memadukan konflik internal, ancaman horor, dan social deduction dalam satu narasi yang rumit.

Lore Unfathomable memanfaatkan mitos laut dan ketegangan interpersonal. Disampaikan melalui tugas karakter, peristiwa acak, dan pilihan yang membentuk arah permainan.

BACA JUGA:Setan-Setan Seram di Game Roblox Bakso Malang Anomalies

Meski adaptasi Battlestar Galactica telah menjadi legenda game deduksi, versi itu menambahkan lapisan naratif baru yang menuntut koordinasi, kecurigaan, serta strategi kooperatif yang memainkan tema horor kosmik dan konflik moral.

Board game dengan lore yang kompleks bukan sekadar tentang mekanik menarik atau figur mewah. Tetapi tentang dunia yang terasa hidup, penuh konflik, cerita, dan konsekuensi jangka panjang dari keputusan pemain.

Seperti Warhammer 40,000 yang memiliki galaksi penuh sejarah dan fiksi ilmiah. Game-game seperti Gloomhaven, SeaFall, Tainted Grail, Eldritch Horror, dan Unfathomable menunjukkan bagaimana narasi dan world-building bisa menjadi inti pengalaman bermain.

BACA JUGA:Empat Konten Kreator Ini Jadi NPC di Dalam Game Bakso Malang Anomalies, Siapa Saja?

Para perancang game modern semakin menggabungkan elemen cerita bercabang, kampanye panjang, dan legacy mechanics.

Itu diperlukan untuk menciptakan pengalaman yang membuat pemain seolah masuk ke dunia fiksi besar. Penuh misteri, konflik, serta karakter yang berkembang.

Board game itu sering kali memerlukan komitmen waktu tinggi dan pemikiran strategis. Tetapi pemain akan mendapatkan keseruan saat bermain peran.

Bagi penggemar fiksi kompleks, mereka adalah dunia yang bisa dijelajahi, dipengaruhi, dan diceritakan kembali.

Sumber: harian.disway.id