Jawa Timur Jawara Perkebunan Tebu, Kabupaten Malang Jadi Lumbung Manis Terbesar
Ilustrasi pohon tebu--iStockphoto
MALANG, DISWAYMALANG.ID-- Indonesia dikenal sebagai salah satu negara tropis penghasil tebu yang cukup besar di dunia.
Tanaman ini bukan hanya menjadi sumber utama gula untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat, tetapi juga berperan penting dalam menopang sektor industri makanan, minuman, hingga ekspor yang mendatangkan devisa negara.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), luas areal perkebunan tebu nasional mencapai 502,8 ribu hektare (ha).
Dari angka tersebut, Jawa Timur mendominasi dengan 239,7 ribu ha, menjadikannya provinsi dengan lahan tebu terluas di Indonesia.
Posisi berikutnya ditempati Lampung (145,6 ribu ha), Jawa Tengah (56 ribu ha), Sumatra Selatan (30,3 ribu ha), serta Jawa Barat (15 ribu ha).
Artinya, Pulau Jawa masih menjadi episentrum utama produksi tebu nasional. Bahkan, dari 2023 ke 2024, terjadi peningkatan luas lahan hingga 31,5 ribu ha.
Sinyal positif ini mendorong pemerintah untuk mencanangkan swasembada gula konsumsi 2025, salah satunya dengan melepas varietas unggul tebu seperti SGN 01 dan Panjalu 01.
BACA JUGA:3 Agustus Hari Peduli Sindrom Cengkeh, Masalah Kelainan Genetik yang Kerap Terabaikan
Kabupaten Malang, Lumbung Tebu Terbesar Jawa Timur
Di balik dominasi Jawa Timur sebagai provinsi penghasil tebu terbesar, Kabupaten Malang menjadi motor penggeraknya.
Berdasarkan data BPS Kabupaten Malang 2022, produksi tebu daerah ini mencapai 44.318 ton.
Jumlah tersebut menempatkan Malang di posisi teratas sebagai penyumbang tebu terbanyak di Jawa Timur, mengungguli Kediri, Lumajang, Blitar, dan Jombang.
Tidak hanya dikenal dengan pariwisata dan hasil kopi, Malang juga terbukti menjadi salah satu "lumbung manis" Indonesia.
Dari ratusan desa di wilayah ini, ada sembilan kecamatan utama yang menjadi kontributor besar produksi tebu.
9 Kecamatan Penghasil Tebu Terbesar di Kabupaten Malang
- Bantur: Kecamatan dengan 10 desa ini menyumbang produksi tebu terbanyak di Malang. Tahun 2022, hasilnya mencapai 4.664 ton.
- Dampit: Selain kopi yang jadi primadona, Dampit juga menghasilkan tebu dalam jumlah besar, yakni 4.151 ton.
- Gondanglegi: Dikenal sebagai jalur strategis menuju pantai selatan Malang, Gondanglegi menghasilkan 3.776 ton tebu.
- Gedangan: Kecamatan dengan pantai-pantai indah ini menghasilkan 3.369 ton tebu, menempati posisi keempat.
- Pagak: Berada di sebelah selatan Bantur, Pagak mencatat produksi tebu sebesar 3.151 ton.
- Sumbermanjing Wetan: Wilayah pesisir yang berbatasan dengan Samudra Hindia ini menghasilkan 2.462 ton tebu.
- Bululawang: Sebagai jalur utama menuju Kota Malang dan daerah dengan banyak pesantren, Bululawang menyumbang 2.089 ton tebu.
- Singosari: Terletak di kaki Gunung Arjuno, kawasan perkebunan ini menghasilkan 2.045 ton tebu.
- Jabung: Kecamatan di timur Malang ini mencatatkan produksi 1.457 ton tebu pada tahun 2022.
Dengan capaian tersebut, jelas bahwa Kabupaten Malang memegang peranan penting dalam menopang produksi tebu Jawa Timur, sekaligus menjadikan provinsi ini sebagai pusat perkebunan tebu terbesar di Indonesia.
Sumber: bps kabupaten malang
