1 tahun disway

Fresh Graduate Wajib Tahu Istilah KPI dan OKR, Mengapa Bisa Menentukan Karier ke Depan?

Fresh Graduate Wajib Tahu Istilah KPI dan OKR, Mengapa Bisa Menentukan Karier ke Depan?

Ilustrasi OKR dalam Dunia Kerja Korporat-Vectormine-

MALANG, DISWAYMALANG.ID -- Banyak orang bekerja keras di kantor, tapi tidak semuanya tahu apa yang sebenarnya sedang mereka kejar. Apakah cukup hanya menyelesaikan tugas tepat waktu? Apakah cukup hanya memenuhi target bulanan?

Di dunia kerja modern—terutama di perusahaan besar atau korporasi—kerja keras saja tidak cukup. Harus kerja cerdas. Dan itu dimulai dari memahami apa yang diukur.

Dua istilah yang sering digunakan untuk mengukur performa karyawan adalah KPI (Key Performance Indicators) dan OKR (Objectives and Key Results). Sayangnya, keduanya sering disamakan, dicampur, bahkan dianggap cuma jargon.

Padahal, keduanya punya peran besar dalam menentukan arah kerja, penilaian kinerja, hingga penentuan bonus tahunan. Salah strategi bisa bikin kerja keras selama setahun tidak dianggap "berhasil" oleh perusahaan.

Yuk kita bongkar perbedaan OKR dan KPI secara mendalam!

Tujuannya cuma satu: biar tidak asal kerja. Tapi kerja dengan arah, ukuran yang jelas, dan tentu—peluang besar untuk naik level.

1. KPI: Mengukur Konsistensi, OKR: Mengarahkan Ambisi

KPI adalah indikator performa utama yang mengukur seberapa baik seseorang atau tim dalam menjalankan tugas rutin. Ia menunjukkan apa yang harus dicapai dalam standar tertentu yang telah ditentukan sejak awal.

Sedangkan OKR lebih dinamis. Ia dimulai dari tujuan besar (Objective) yang bersifat ambisius, kemudian diturunkan menjadi hasil-hasil kunci (Key Results) yang bisa diukur.

Dalam praktiknya, KPI menjaga agar mesin perusahaan tetap berjalan dengan baik. Sementara OKR adalah bensin nitro yang bikin perusahaan lari lebih kencang dari biasanya. Kalau KPI itu soal mempertahankan performa, OKR itu soal melampaui batas performa lama.

2. KPI untuk Menjaga, OKR untuk Menantang

Sifat KPI dipakai untuk fungsi-fungsi operasional. KPI dipakai untuk kinerja yang berulang dan bisa diprediksi.

Sebaliknya, OKR bisa berubah setiap kuartal, bahkan bisa dibentuk ulang total jika strategi perusahaan berubah. Hal ini membuat OKR lebih cocok untuk fungsi-fungsi yang berhubungan dengan pengembangan, inovasi, dan pertumbuhan bisnis. 

3. KPI Itu Ukur Output, OKR Fokus ke Outcome

Sumber: glints