Coworking Space Gratis dari Pemkot Malang

coworking space yang disediakan pemkot malang-Istimewa-
MALANG, DISWAYMALANG.ID –Langkah inovasi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang yang menyediakan banyak coworking space gratis bagi masyarakat, terus menuai hasil. Banyak contoh warga yang memanfaatkan coworking space gratis itu untuk mengembangkan usaha, lalu berhasil.
Salah satu contoh sukses itu adalah startup Bingkai Karya. Awalnya, startup ini hanya terdiri dari dua orang. Tetapi dengan memanfaatkan coworking space, mengikuti bimbingan teknis, serta sertifikasi yang difasilitasi Pemkot Malang, kini mereka telah berkembang dan memiliki kantor sendiri.
Tidak hanya startup lokal. Berbagai bisnis lainnya juga merasakan manfaat dari coworking space ini.
Salah satunya adalah Dako Brand & Communication, sebuah perusahaan branding dan komunikasi yang memiliki klien hingga luar negeri. Mereka sering memanfaatkan coworking space di Sam Space dan MCC untuk bekerja dan berdiskusi.
Salah satu staf Dako Brand & Communication, Cita, mengungkapkan bahwa fasilitas yang disediakan sangat nyaman dan strategis. “Kami bekerja di sini dari pukul 08.00 hingga 16.00, dengan fasilitas lengkap seperti WiFi, AC, dan ruang kerja yang representatif,” katanya.
Berdasarkan data Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, seiring berkembangnya ekonomi kreatif di Kota Malang, kebutuhan coworking space gratis yang disediakan Pemkot Malang memang terus meningkat. Sepanjang tahun 2024, lebih dari 2.056 orang telah memanfaatkan fasilitas ini.
Pendorong Ekosistem Kreatif
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, menyatakan bahwa Kota Malang memiliki potensi besar dalam dunia digital dan ekonomi kreatif. “Dengan adanya coworking space ini, kami berharap dapat mendukung masyarakat agar lebih inovatif dan produktif. Kami ingin menciptakan ekosistem yang mendorong kolaborasi antara individu dan komunitas,” jelasnya.
Menurut Wahyu, coworking space menjadi solusi ideal bagi pekerja kreatif yang membutuhkan lingkungan kerja yang kondusif untuk brainstorming dan diskusi. Dengan semakin berkembangnya startup dan industri kreatif di Malang, fasilitas ini diharapkan dapat membantu pertumbuhan sektor ekonomi berbasis kreativitas.
“Keberadaan coworking space gratis ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Malang dalam mendukung inovasi dan kolaborasi. Dengan fasilitas ini, masyarakat dapat mengembangkan ide-ide besar mereka tanpa terbebani oleh biaya sewa ruang kerja,” tambah Wahyu.
Coworking space dari pemkot malang-Istimewa-
Sejak 2021
Menurut Kepala Disporapar Baihaqi, Pemkot Malang pertama kali menyediakan coworking space gratis pada tahun 2021, dan telah berkembang pesat sejak saat itu. Saat ini, Pemkot Malang mengelola beberapa lokasi coworking space, termasuk Coworking Gajayana, Coworking GOR Ken Arok, Coworking Bakalankrajan, dan Coworking Kebun Bibit.
Setiap coworking space dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti meja, kursi, kabel listrik, WiFi gratis, pendingin ruangan, serta televisi untuk menunjang kenyamanan pengguna.
“Kami ingin memberikan dukungan maksimal bagi pekerja kreatif, pelaku startup, dan mahasiswa yang membutuhkan ruang kerja yang nyaman dan produktif,” ujar Baihaqi.
Salah satu lokasi yang paling banyak digunakan adalah Coworking Space Stadion Gajayana, yang sering dijadikan tempat bekerja oleh startup. Di lokasi ini, sekitar 20 orang dari tiga startup berbeda secara rutin menggunakan ruang kerja bersama ini.
Sumber: