Preview Crystal Palace vs Liverpool: The Reds Berburu Kebangkitan

Preview Crystal Palace vs Liverpool: The Reds Berburu Kebangkitan

Duel Ryan Gravenberch (kiri) dan Enzo Fernandez (kanan) dalam laga Premier League 2026/2027 matchday ke-6, Senin 12 Oktober 2026.--Liverpool FC--

MALANG, DISWAYMALANG.ID – Liverpool menghadapi kesempatan untuk memulihkan kepercayaan diri ketika melawat ke Selhurst Park. The Reds dijadwalkan menantang Crystal Palace dalam lanjutan Premier League 2026/2027 pekan ke-10, Minggu, 8 November 2026, pukul 21.00 WIB.

Pertandingan ini mempertemukan dua tim yang sama-sama membutuhkan hasil positif. Liverpool datang setelah kalah dari Arsenal dan Fenerbahce, sedangkan Crystal Palace sedang kesulitan mengumpulkan poin di kompetisi domestik.

Liverpool menempati peringkat keenam dengan 15 poin dari sembilan pertandingan. Sementara itu, Palace berada di posisi ke-18 dengan tujuh poin. Selisih kualitas dan posisi klasemen membuat tim tamu lebih diunggulkan, tetapi kondisi pertahanan Liverpool masih menyisakan pekerjaan rumah.

Liverpool Perlu Menghentikan Tren Negatif

Dua kekalahan beruntun menjadi alarm bagi skuad asuhan Andoni Iraola. Setelah takluk 0-1 dari Arsenal di Premier League, Liverpool kembali kehilangan poin saat menyerah 2-3 dari Fenerbahce di Liga Champions.

Kekalahan di Istanbul terasa menyakitkan karena Liverpool sempat dua kali unggul. Mereka akhirnya kebobolan tiga gol, termasuk dari situasi bola mati. Persoalan mengantisipasi set piece menjadi salah satu aspek yang harus segera dibenahi.

Meski demikian, performa tandang Liverpool masih menjadi modal penting. The Reds mampu memenangi tiga laga tandang terakhir di Premier League. Catatan itu memberi alasan bagi mereka untuk tetap percaya diri menghadapi Palace.

BACA JUGA:Liverpool Takluk 2-3, Iraola Soroti Tiga Gol Bola Mati Fenerbahce

Alexander Isak juga menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan. Penyerang tersebut menjadi sumber gol penting Liverpool di liga dan diharapkan kembali memimpin lini depan setelah rotasi pemain pada pertandingan tengah pekan.

Crystal Palace Terpuruk di Zona Degradasi

Crystal Palace juga tidak berada dalam situasi ideal. Mereka menelan tiga kekalahan beruntun di Premier League tanpa mencetak gol, yakni saat menghadapi Brighton, Newcastle United, dan Tottenham Hotspur.

Hasil tersebut membuat Palace tertahan di papan bawah. Dari sembilan pertandingan, tim asuhan Pierre Sage baru mengumpulkan tujuh poin. Mereka juga sudah kebobolan 21 gol, salah satu catatan pertahanan terburuk di kompetisi.

Hasil imbang 1-1 melawan Hoffenheim di Liga Europa pada 5 November sedikit mengangkat suasana tim. Daichi Kamada mencetak gol penyama kedudukan pada menit-menit akhir setelah Palace lebih dulu tertinggal.

Namun, hasil di kompetisi Eropa belum cukup menjawab masalah Palace di liga. Mereka perlu memperbaiki organisasi pertahanan sekaligus menemukan kembali ketajaman di depan gawang.

Palace Kehilangan Mateta dan Ismaïla Sarr

Tuan rumah dipastikan tidak dapat memainkan Jean-Philippe Mateta. Penyerang asal Prancis itu harus menjalani hukuman larangan bertanding setelah menerima kartu merah saat menghadapi Tottenham Hotspur.

Absennya Mateta mengurangi pilihan Palace di lini serang. Jørgen Strand Larsen dan Eddie Nketiah menjadi dua opsi yang dapat disiapkan Pierre Sage untuk mengisi posisi penyerang tengah.

Sumber: harian disway