Update Perolehan Medali Asian Para Games 2026: Indonesia Tembus 8 Besar!
Update perolehan medali Asian Para Games 2026: Indonesia raih 3 emas, 3 perak, 14 perunggu dan naik ke peringkat 8.-Ig npcindonesia-Ig npcindonesia
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Perolehan medali Indonesia di Asian Para Games 2026 mengalami peningkatan setelah kontingen Merah Putih meraih dua medali emas tambahan pada Selasa (20/10/2026). Hingga Selasa siang, Indonesia mengoleksi tiga emas, tiga perak, dan 14 perunggu atau total 20 medali. Tambahan emas dari I Kadek Dwi Purwana Yasa dan Muhammad Fadli Imammuddin membawa Indonesia naik ke peringkat kedelapan klasemen sementara. Prestasi tersebut melanjutkan keberhasilan Maulana Rifky Yavianda yang sebelumnya mempersembahkan emas pertama dari cabang para renang.
Indonesia Koleksi 3 Emas, 3 Perak, dan 14 Perunggu
Berdasarkan pembaruan klasemen yang diberitakan Poskota pada Selasa (20/10/2026) pukul 14.38 WIB, Indonesia menempati posisi kedelapan dalam persaingan medali Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Merah Putih mengumpulkan tiga medali emas, tiga perak, dan 14 perunggu. Jika dijumlahkan, kontingen Indonesia telah meraih 20 medali dari berbagai cabang olahraga.
Peningkatan tersebut terjadi setelah Indonesia memperoleh dua emas pada hari kedua perebutan medali. Sebelumnya, Indonesia menutup hari pertama dengan satu emas, satu perak, dan delapan perunggu.
Dengan tambahan dua emas dan enam perunggu, koleksi medali Indonesia bertambah signifikan. Perubahan tersebut turut mengangkat posisi Merah Putih dari peringkat kesembilan menjadi kedelapan dalam klasemen sementara.
Meski demikian, peringkat tersebut masih dapat berubah karena pertandingan Asian Para Games 2026 berlangsung hingga 24 Oktober. Perolehan medali negara peserta juga terus bergerak seiring hasil pertandingan dari berbagai cabang olahraga.
Dua Emas Tambahan dari Para Atletik dan Para Balap Sepeda
Medali emas kedua Indonesia dipersembahkan I Kadek Dwi Purwana Yasa melalui nomor lempar cakram putra klasifikasi F57 cabang para atletik.
Kadek mencatatkan lemparan sejauh 49,75 meter dalam pertandingan di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Jepang, Selasa (20/10/2026). Hasil tersebut bukan hanya mengantarkannya ke podium tertinggi, tetapi juga memecahkan rekor dunia miliknya sendiri yang sebelumnya berada di angka 48,68 meter.
Sementara itu, emas ketiga Indonesia diraih Muhammad Fadli Imammuddin dari cabang para balap sepeda nomor Men's C4 4.000 meter Individual Pursuit.
Fadli mencatatkan waktu 4 menit 50,169 detik pada babak kualifikasi untuk menempati posisi pertama sekaligus memecahkan rekor Asian Para Games. Pada babak final, ia memastikan emas setelah mengungguli atlet Iran, Behrooz Farzad, yang mengalami overlapped atau tersusul hingga satu putaran.
Dua pencapaian tersebut menjadi tambahan penting bagi kontingen Indonesia. Kadek menunjukkan keunggulan melalui rekor dunia, sedangkan Fadli memperkuat prestasi Merah Putih di cabang para balap sepeda.
Maulana Rifky Yavianda Buka Keran Emas Indonesia
Sebelum dua emas tambahan tersebut diraih, Maulana Rifky Yavianda lebih dahulu membawa Indonesia naik podium tertinggi.
Perenang Indonesia itu memenangi nomor 100 meter gaya bebas putra klasifikasi S12 pada Senin (19/10/2026). Rifky menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu 55,34 detik.
Ia mengungguli Dmitriy Khorlin dari Uzbekistan yang mencatatkan waktu 55,44 detik. Sementara itu, perenang Jepang, Genki Saito, finis di posisi ketiga dengan waktu 57,54 detik.
Sumber: ig badmintalk_com










