Suhu Aspal Silverstone Tembus 48 Derajat, Veda Ega Pratama Hadapi Tantangan Berat
Suhu aspal Silverstone mencapai sekitar 48 derajat Celsius saat Veda Ega Pratama finis P9 Moto3 GP Inggris 2026 dan menghadapi degradasi ban.-Yt MotoGp Id-Yt MotoGp Id
Selain persoalan ban, Veda juga menghadapi kecepatan tinggi dari grup terdepan. David Almansa bersama sejumlah pembalap lainnya mampu mempertahankan ritme yang membuat jarak dengan kelompok Veda semakin lebar.
Veda mencatat kecepatan rata-rata sekitar 161,1 kilometer per jam. Namun, pembalap di grup depan mampu menjaga rata-rata kecepatan yang lebih tinggi.
Selisih kurang dari satu detik setiap lap dapat terlihat kecil. Tetapi dalam balapan Moto3 yang berlangsung puluhan lap, perbedaan tersebut dapat berubah menjadi gap beberapa detik.
Pada akhirnya, Veda menyelesaikan lomba di posisi kesembilan dengan selisih sekitar 12 detik dari Almansa.
Tetap Membawa Pulang Poin
Meski menghadapi temperatur tinggi dan penurunan performa ban, Veda berhasil menyelesaikan balapan tanpa insiden yang membuatnya gagal finis.
Posisi kesembilan membuatnya tetap mendapatkan poin. Berdasarkan data dalam materi sumber, tambahan tersebut membuat koleksi Veda mencapai 97 poin dan menempatkannya di posisi keenam klasemen sementara Moto3.
Hasil tersebut menjadi modal untuk menghadapi seri berikutnya. Data mengenai karakter ban di kondisi panas juga dapat menjadi bahan penting bagi Honda Team Asia dalam menentukan strategi selanjutnya.
Evaluasi untuk Balapan Berikutnya
Balapan Silverstone memberikan sejumlah informasi penting bagi Veda Ega Pratama dan tim. Temperatur aspal, pemilihan kompon, serta degradasi ban menjadi bagian yang perlu dianalisis lebih lanjut.
Mengganti kompon ban saja belum tentu menjadi solusi tunggal. Setelan motor, karakter sasis, geometri, gaya berkendara, dan kemampuan mempertahankan grip juga dapat berpengaruh terhadap performa.
Dengan 97 poin di klasemen sementara, Veda masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisinya. Tantangan berikutnya adalah menggunakan pengalaman dari Silverstone agar mampu mempertahankan kecepatan secara lebih konsisten hingga akhir balapan.
Finis P9 memang belum menjadi hasil maksimal. Namun, balapan dengan suhu aspal tinggi tersebut memberikan pengalaman penting bagi Veda dalam menghadapi kondisi ekstrem di kalender Moto3 2026.(*)
Sumber: yt motogp id






