2 tahun Disway Malang

Guruh Soekarnoputra Ungkap Sosok Bung Karno: Bukan Sekadar Ayah, tapi Guru dan Teman

Guruh Soekarnoputra Ungkap Sosok Bung Karno: Bukan Sekadar Ayah, tapi Guru dan Teman

Momen Bung Karno bersama Guruh Soekarnoputra Putra dan Rahmawati Soekarno Putri saat menjamu Khruschev pada 1960.-Instagram -

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Guruh Soekarnoputra dan Bung Karno memiliki hubungan yang sangat dekat.

Bagi Guruh, sang ayah bukan hanya sosok orang tua, tetapi juga guru, pemimpin, sekaligus teman yang memberikan banyak pelajaran hidup melalui tindakan sehari-hari.

Kenangan tentang Guruh Soekarnoputra dan Bung Karno terukir sejak Guruh masih kecil dan tinggal di Istana Merdeka.

Putra bungsu Soekarno dan Fatmawati itu mengaku sangat bersyukur mendapatkan orang tua yang dikaguminya.

“Bagi saya, ayah saya itu bukan hanya sebagai ayah, tapi juga sebagai guru, sebagai pemimpin, sebagai teman,” kata Guruh saat mengenang sosok Bung Karno.

Tumbuh Besar di Istana Bersama Bung Karno

Guruh lahir di Jakarta pada 13 Januari 1953. Masa kecilnya banyak dihabiskan di lingkungan Istana Merdeka.

Ia menyaksikan langsung bagaimana Bung Karno berinteraksi dengan berbagai kalangan.

Menurut Guruh, Bung Karno tidak banyak memberikan pendidikan melalui kata-kata. Sang ayah justru lebih sering menunjukkan nilai-nilai kehidupan melalui perilaku.

Guruh memperhatikan bagaimana Bung Karno memperlakukan orang-orang di sekitarnya. Tidak hanya menteri dan pejabat, Bung Karno juga bersikap akrab kepada para karyawan istana, seperti tukang kebun, tukang masak, sopir, hingga para anggota TNI dan Polri yang bertugas sebagai pengawal.

Pengalaman tersebut membekas kuat bagi Guruh.

Saat masih kecil, Guruh bahkan bersekolah di taman kanak-kanak di lingkungan istana. Teman-temannya bukan hanya anak-anak pejabat, melainkan juga anak sopir, pembantu, dan tukang kebun.

Pengalaman itu membuat Guruh terbiasa bergaul dengan berbagai lapisan masyarakat.

Ia mengatakan dirinya tidak merasa canggung ketika kemudian keluar dari lingkungan istana dan berinteraksi dengan rakyat.

Bung Karno Jadi Teladan bagi Guruh

Kedekatan dengan Bung Karno membuat Guruh tidak hanya mengenal sang ayah sebagai kepala negara. Ia juga melihat sisi personal Bung Karno dalam kehidupan sehari-hari.

Guruh menyebut Bung Karno sebagai sosok yang menurutnya dianugerahi kemampuan dan daya pikir luar biasa.

Sumber: