Progres Preservasi Simpang Patih Kota Batu Capai 60%, Jalan Hasanuddin Dibuka Akhir Oktober
Proses pengerjaan proyek Simpang Patih di sisi jalan Panglima Sudirman -Sholeh/Diswaymalang -
BATU, DISWAYMALALANG.ID-Pemerintah Kota Batu terus mengebut pembangunan preservasi di kawasan Simpang empat Panglima Sudirman, Trunojoyo, Indragiri dan Hasanuddin (Simpang Patih).Hingga pertengahan Oktober 2026, progres keseluruhan pembangunan di Simpang Patih telah mencapai 60 persen.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Batu Esti Dwi Astuti menyampaikan perkembangan terbaru proyek strategis tersebut. Menurutnya, pekerjaan saat ini difokuskan pada dua titik utama.
"Terkait untuk kegiatan yang di preservasi di Jalan Indragiri maupun di Jalan Panglima Sudirman, saat ini kondisi di Jalan Indragiri kami lagi cor beton, juga untuk yang di Jalan Panglima Sudirman, insyaallah progres untuk seluruh preservasi simpang empat Patih sudah 60 persen," ujar Esti, Jumat (9/10/2026).
BACA JUGA:UMKM Petani Lemon Jaya Kota Batu Tembus Pasar Malaysia Lewat Produk Cuka Buah
Ia menjelaskan, proyek preservasi Simpang Patih merupakan salah satu program prioritas Pemkot Batu pada tahun anggaran 2026. Proyek ini meliputi perbaikan dan peningkatan kualitas jalan di kawasan persimpangan yang menjadi urat nadi mobilitas warga dan wisatawan.
Salah satu capaian signifikan adalah tuntasnya pekerjaan rigid beton di Jalan Hasanuddin. Esti menyebut, progres di ruas tersebut sudah 100 persen selesai.
"Tahun anggaran 2026 sampai dengan hari ini kami sampaikan untuk proses rigid beton di Jalan Hasanuddin sudah selesai 100 persen," tegasnya.
BACA JUGA:ari Hidroponik hingga Pasar Modern, CooSAE Kota Batu Siap Adopsi Model Jateng
Meski secara fisik telah tuntas, Jalan Hasanuddin belum bisa langsung dilalui. Pihaknya masih menunggu masa pematangan atau umur beton agar mencapai kekuatan maksimal sesuai standar teknis.
"Sekarang kami tinggal menunggu umur beton sesuai dengan umurnya. Insyaallah akhir Oktober sudah bisa dibuka untuk kendaraan. Kendaraan besar pun sudah bisa untuk dilalui di akhir bulan Oktober ini," jelas Esti.
Dengan tuntasnya Jalan Hasanuddin, arus lalu lintas di sekitar Simpang Patih diharapkan mulai terurai. Pembukaan jalan tersebut menjadi tahap awal sebelum seluruh kawasan simpang empat difungsikan secara penuh.
BACA JUGA:TPG Guru Kini Langsung ke Rekening, PGRI Kota Batu: Pencairan Lebih Cepat
Esti memastikan, Pemkot Batu menargetkan seluruh pekerjaan preservasi Simpang Patih rampung pada akhir tahun ini. Jika tidak ada kendala cuaca dan teknis, masyarakat sudah bisa memanfaatkan jalan tersebut secara keseluruhan pada awal Desember.
"Insyaallah seluruhnya kegiatan di simpang 4 Patih awal Desember sudah bisa digunakan dan dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat yang ada. Sedangkan untuk Hasanuddin akan kami buka insyaallah akhir bulan Oktober ini karena umur beton sudah memenuhi," pungkasnya.
Sumber:


