Tanggapi Kekhawatiran Netizen, Jatim Park Jelaskan Kondisi Singa Senior
Kondisi Singa bernama Untung yang ada di Batu Secret Zoo Jatim Park 2 Kota Batu -JTP Grup -
BATU, DISWAYMALANG.ID- Unggahan Netizen tentang kondisi salah satu singa di Batu Secret Zoo, Jatim Park 2 beberapa waktu lalu menuai perhatian publik. Menanggapi hal itu, Jawa Timur Park Group memberikan penjelasan resmi terkait kondisi singa jantan bernama Untung tersebut.
Dalam rilis yang disampaikan, Jatim Park Group mengapresiasi kepedulian masyarakat terhadap kesejahteraan satwa. Menurut mereka, setiap masukan dari masyarakat adalah bentuk kepedulian bersama yang penting untuk diperhatikan.
Berdasarkan data perawatan, Untung saat ini berusia 16 tahun dan merupakan singa tertua di Batu Secret Zoo. Pada usia tersebut, Untung sudah masuk kategori singa senior atau geriatri.
BACA JUGA:River Adventure Batu Secret Zoo, Wahana Susur Sungai yang Jadi Penutup Seru Wisata di Jatim Park 2
Dokter Hewan Batu Secret Zoo, drh. Prista Dwi Restantimenjelaskan, seiring bertambahnya usia, tubuh satwa memang mengalami perubahan. Salah satunya berkurangnya massa otot sehingga bentuk tubuh terlihat lebih ramping dibanding singa yang lebih muda. Kondisi ini wajar terjadi pada satwa geriatri, termasuk kelompok kucing besar atau felid.
Sebagai perbandingan, di alam liar singa jantan jarang bisa hidup lebih dari 12 tahun. Sementara singa betina paling lama sekitar 16 tahun.
"Data dari Smithsonian's National Zoo and Conservation Biology Institute mencatat, singa yang dirawat manusia justru bisa mencapai usia akhir belasan hingga awal 20-an. Singa di atas 15 tahun juga sudah masuk kategori lanjut usia," jelasnya, Minggu (16/8/2026).
BACA JUGA:Sketsa Aquarium Jatim Park 3, Wahana Seru Libur Sekolah Anak di Kota Batu
drh Prista menegaskan, tubuh yang terlihat ramping tidak otomatis berarti satwa sakit atau kekurangan pakan. Begitu pula sebaliknya, tubuh yang gemuk belum tentu menandakan sehat.
Untuk menilai kesehatan Untung, tim dokter hewan dan animal keeper melakukan pemeriksaan menyeluruh. Beberapa indikator yang dilihat antara lain Body Condition Score (BCS), massa otot, berat badan, nafsu makan, tingkat aktivitas, perilaku, hingga kondisi kesehatan secara umum.
"Untung merupakan salah satu satwa senior yang kami rawat. Dalam menilai kondisi tubuhnya, kami memperhatikan kondisi massa otot, BCS, nafsu makan, aktivitas, perilaku, serta berbagai aspek kesehatan lainnya. Hal ini penting agar kondisi Untung dapat dipahami sesuai dengan karakteristik dan kebutuhannya sebagai individu satwa," urainya.
BACA JUGA:Angkringan Si Acil Batu, Nongkrong Adem di Tengah Sawah dengan Nasi Bakar Mulai Rp10 Ribu
Soal pakan, Untung mendapatkan menu khusus yang disesuaikan dengan usianya. Pemberian pakan mempertimbangkan usia, berat badan, aktivitas, kondisi tubuh, dan riwayat kesehatan.
"Tujuan kami bukan membuat satwa terlihat 'gemuk', tetapi menjaga kondisi tubuh yang sehat, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan individunya, terutama pada satwa yang telah memasuki usia lanjut," lanjut drh. Prista.
Sumber:











