1 tahun disway

Mall Bunga Sidomulyo Jadi Pusat Ekonomi dan Wisata Bunga Kota Batu

Mall Bunga Sidomulyo Jadi Pusat Ekonomi dan Wisata Bunga Kota Batu

Kantor Mall Bunga Sidomulyo di Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu -Sholeh-Diswaymalang.id

BATU, DISWAYMALANG.ID--Mall Bunga Sidomulyo di Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, kini menjadi destinasi favorit pecinta tanaman hias di Kota Batu. Tidak hanya menjadi pusat ekonomi, mal itu juga menjelma menjadi sentra bunga.

Sejak tahun 1980-an, Desa Sidomulyo sudah menjadi tempat budi daya bunga dan tanaman hias terbesar di Kota Batu. Sekitar 80 persen warganya merupakan petani bunga. Mereka menggantungkan hidup dari hasil penjualan budi daya bunga.

Diluncurkan Oktober 2022 oleh BUMDES Mulyo Joyo Desa Sidomulyo, mal ini lahir dari gagasan rebranding usaha petani bunga yang sudah ada sejak 1980-an. Saat pandemi membuat pembeli offline sepi, BUMDES yang dipimpin Dwi Lili Indayani menginisiasi penjualan online via website.

BACA JUGA:Libur Sekolah Dipastikan Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu, Diprediksi Naik 30-40 Persen

"Petani sebenarnya sudah ada berjualan dari dulu ya. Cuma mereka penjualannya kan punya offline. Tetapi karena pandemi Covid-19, mau enggak mau mereka harus punya solusi untuk menjual secara offline," katanya, Jumat (26/6/2026).

Di Mall Bunga Sidomulyo tersedia ratusan jenis tanaman hias. mulai cemara, mawar, anggrek hingga krisan.

Menurut Lili, pihaknya bekerja sama dengan petani yang tergabung di 18 Poktan, satu Poktan bisa berisi 20 petani. Mal tersebut dibagi menjadi 2 kawasan yaitu kawasan bukit berbunga dan kawasan petani Sidomulyo.

"Saat ini total ada 200 lebih outlet bunga di Mall Bunga Sidomulyo. Outlet outlet tersebut merupakan lahan bunga milik petani. Khusus yang di area kantor Bumdes merupakan tanah aset Desa Sidomulyo," jelasnya.

BACA JUGA:Libur Sekolah, Penumpang Stasiun Malang Naik 8 Persen

Mall Bunga Sidomulyo telah menerapkan pembayaran sistem QRIS di setiap outletnya. Lili menjelaskan, pembayaran digital tersebut membuka peluang transaksi lebih besar bagi pengunjung karena tidak dibatasi uang tunai.

Ia menyebutkan, dari awal berdiri hingga 2025, mal itu mencatat omzet yang terus mengalami kenaikan. Baik penjualan online maupun offline. 

BACA JUGA:Tips Aman Bersepeda Motor di Jalur Curam Klemuk Kota Batu

"Hanya saja pada 2025 ini untuk kunjungan offline mengalami penurunan sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya," urai Lili.

Sumber:

Berita Terkait