Pemkot Batu Gandeng Sektor Swasta Perkuat Program Beasiswa 1.000 Sarjana
Penyerahan Bea Siswa program 1000 Sarjana yang dilaksanan di Balai Kota Among Tani Kota Batu-Ist-Pemkot Batu
BATU, DISWAYMALANG.ID–Pemerintah Kota Batu terus mengakselerasi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan Program Beasiswa 1.000 Sarjana. Tak hanya mengandalkan APBD, Pemkot Batu kini aktif mendorong partisipasi dunia usaha melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) untuk memperluas jangkauan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah.
BACA JUGA: Target 2026, Pemkot Batu Tuntaskan Pemerataan Dokter di Seluruh Desa
Komitmen tersebut ditegaskan oleh Wali Kota Batu Nurochman saat menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada mahasiswa penerima manfaat dalam rangkaian Apel Pagi ASN di Balai Kota Among Tani, Senin (30/3/2026).
Dalam arahannya, Wali Kota Nurochman menyampaikan apresiasi khusus kepada Bank Jatim atas kontribusi nyata terhadap dunia pendidikan di Kota Batu. Pada anggaran tahun 2025, Bank Jatim menyalurkan dana CSR sebesar Rp236 juta yang dialokasikan khusus untuk menopang program beasiswa ini.
BACA JUGA: Polinema Perluas Jejaring Global, Gandeng Kampus Tiongkok dan HOPE International
Hingga saat ini, tercatat 271 mahasiswa telah menerima manfaat. Kami memandang beasiswa ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi unggul yang akan menyongsong Indonesia Emas 2045, ujar Nurochman.
BACA JUGA: Bukan Cuma Visual, Ini Sisi Lain Cha Eun-woo di Usia 29 yang Bikin Fans Makin Kagum
Ia juga menyebut Bank Jatim sebagai mitra pemerintah yang paling konkret dalam mendukung penyediaan anggaran pendidikan di luar struktur APBD. Hal ini diharapkan menjadi pemantik bagi perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di wilayah Kota Batu untuk ikut serta mengambil peran serupa.
BACA JUGA: Kunjungan Wisata Kota Batu Tembus hampir 160 Ribu Orang, Sektor Wisata Jadi Magnet Utama
Berbeda dengan program beasiswa pada umumnya, Program Beasiswa 1.000 Sarjana ini dirancang dengan kerja sama tinggi. Nurochman menegaskan, Pemkot Batu sengaja tidak menerapkan sistem ikatan dinas.
Tujuannya memberi keleluasaan bagi para lulusan agar dapat bersaing secara terbuka di pasar kerja profesional maupun menciptakan lapangan kerja baru melalui kewirausahaan di tanah kelahiran mereka.
"Prioritas kami adalah memberikan kesempatan yang sama bagi mahasiswa berprestasi, terutama dari keluarga kurang mampu, agar memiliki daya saing kompetitif tanpa terbebani batasan administratif pasca-lulus," tambahnya.
Apresiasi Petugas Pelayanan Publik
Di sela-sela agenda penyerahan beasiswa, wali kota juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para ASN dan petugas lapangan yang tetap bersiaga memberikan pelayanan publik selama masa libur Hari Raya Idulfitri.
Apresiasi tersebut ditujukan kepada tenaga kesehatan, petugas kebersihan, personel perhubungan, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, hingga jajaran BPBD yang menjaga kondusivitas kota di tengah-tengah wisatawan.
Hadir dalam apel tersebut Wakil Wali Kota Heli Suyanto, Pj sekretaris daerah Kota Batu, serta jajaran kepala perangkat Daerah dan pejabat instansi vertikal di lingkungan Pemerintah Kota Batu.
Sumber:









