1 tahun disway

Sambil Dievalusi, Korlantas Bekukan Sementara Penggunaan Strobo dan Sirene

Sambil Dievalusi, Korlantas Bekukan Sementara Penggunaan Strobo dan Sirene

Kakorlantas Polri, Irjen Aan Suhanan saat memberi keterangan kepada wartawan--disway news network

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID -Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Aan Suhanan menegaskan penggunaan sirene dan strobo dalam kegiatan pengawalan di jalan, sementara dibekukan. Pembekuan ini dilakukan sambil menunggu hasil evaluasi menyeluruh terhadap masalah yang tengah ramai jadi sorotan ini.

Menurut Aan, penggunaan sirene, penggunaan strobo, semuanya ada aturannya. ''Tapi karena ini aspirasi dari masyarakat, untuk sementara kami bekukan sambil menunggu evaluasi," katanya, saat berbicara kepada wartawan, di sela-sela peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 di PTIK, Jakarta, Senin (22/9)

Ia memastikan, evaluasi ini juga akan melibatkan pakar dan masyarakat. Sedangkan yang dievaluasi, termasuk di antaranya soal layanan pengawalan voorijder, baik untuk VVIP maupun kegiatan masyarakat seperti pengawalan pernikahan.

"Polisi wajib memberi pengawalan, tetapi penggunaan strobo akan kita kurangi, terutama di Jakarta yang dinilai cukup mengganggu," tambahnya.

BACA JUGA:Arema FC Kembali Takluk di Kandang, Kali Ini dari Persib, Juga dengan Skor 1-2

Wajah Baru Polantas

Pada kesempatan itu, Aan juga menyatakan komitmen Polantas untuk tampil dengan wajah baru. Yakni, lebih humanis, dekat dengan masyarakat, dan responsif terhadap kritik publik.

Menurut Aan, wajah Polantas saat ini adalah wajah yang humanis, dekat dengan komunitas, dekat dengan ojol, dan seluruh pengguna jalan. ''Ini konsep yang kita jalankan, karena Polantas tidak bangga dengan penegakan hukum, tetapi pedoman kami adalah senyum Polantas adalah marka utama," jelasnya.

Momentum HUT ke-70 Korlantas ini, menurut Aan juga dijadikan pemicu komitmen Korlantas untuk semakin terbuka terhadap partisipasi masyarakat. Khususnya, dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar.

"Kami rangkul semua komponen masyarakat. Syukur-syukur dengan kebersamaan ini angka fatalitas bisa kita turunkan," ujarnya.

Aan juga menyinggung pentingnya kesadaran generasi muda dalam tertib berlalu lintas. Polantas, kata dia, akan lebih aktif mendengar aspirasi publik, termasuk dari generasi Gen Z yang aktif menyuarakan keluhan di media sosial.

"Kami menhimbau dengan rendah hati agar masyarakat juga ikut tertib bersama-sama. Mari kita saling menghormati, karena jalan adalah ruang ramah keselamatan," jelasnya.

Bantuan Sosial 

Peringatan HUT ke-70 Korlantas Senin (22/9) ini juga ditandai dengan pemberian bantuan sosial kepada pengemudi ojol dan perwakilan komunitas lain. Pada saat itu, sekaligus dicanangkan peringatan Safety Week atau pekan keselamatan nasional. 

Acara peringatan ini turut dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sejumlah menteri kabinet, serta berbagai elemen masyarakat. (*)

Sumber: disway news network