1 tahun disway

Seberapa Sering Masyarakat Indonesia Menonton Konser Musik? Ini Hasil Surveinya

Seberapa Sering Masyarakat Indonesia Menonton Konser Musik? Ini Hasil Surveinya

Ilustrasi menonton konser--pixabay

MALANG, DISWAYMALANG.ID-- Dalam beberapa tahun terakhir, konser musik kembali menjadi denyut nadi hiburan dan budaya populer di Indonesia, terutama setelah periode panjang pembatasan akibat pandemi Covid-19. 

Tak hanya menjadi sarana hiburan, konser kini menjelma sebagai ruang interaksi sosial dan ekspresi diri, terutama di kalangan anak muda yang menjadikan musik sebagai identitas dan gaya hidup.

Fenomena ini tak luput dari perhatian publik, mengingat deretan musisi baik lokal maupun internasional, termasuk dari gelombang K-Pop dan musisi indie, rutin menggelar konser di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga Yogyakarta.

Dominan Kurang dari Tiga Kali Setahun

Sebuah survei nasional yang dilakukan oleh KedaiKOPI mengungkap perilaku masyarakat Indonesia terhadap kegiatan menonton konser.

Survei ini dilakukan pada tanggal 27 Maret hingga 4 April 2025, melibatkan 1.065 responden melalui metode Computer Assisted Self Interview (CASI). 

Dari seluruh responden tersebut, 912 di antaranya tercatat pernah menghadiri konser musik.

Hasilnya, 57,7 persen responden menyatakan menonton konser kurang dari tiga kali dalam setahun. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun konser menjadi tren populer, frekuensi kehadiran sebagian besar masyarakat masih tergolong rendah.

Menurut KedaiKOPI, hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh beberapa faktor utama seperti:

  • Tingginya harga tiket konser, yang kerap kali dianggap tidak terjangkau oleh mayoritas masyarakat.
  • Terbatasnya jumlah konser dari musisi favorit, terutama musisi internasional yang belum rutin mampir ke Indonesia.
  • Keterbatasan waktu dan jarak, yang menjadi pertimbangan besar terutama bagi mereka yang tinggal di luar kota besar.

BACA JUGA:Program Belajar Bahasa Indonesia UM Buka Lagi, Kini Diikuti 20 Mahasiswa Amerika Serikat

Tingginya Antusiasme pada Segmen Tertentu

Namun demikian, survei juga mencatat bahwa 31,3 persen responden menonton konser antara tiga hingga enam kali dalam setahun, dan 6,8 persen lainnya bahkan menonton konser sebanyak tujuh hingga sepuluh kali per tahun.

Mereka yang berada di kategori ini umumnya merupakan:

  • Pekerja muda urban dengan penghasilan tetap
  • Komunitas penggemar fanatik (fandom)
  • Pengikut musisi tertentu yang kerap mengadakan tur lokal atau regional

Konser tak hanya menjadi sarana bertemu musisi idola, melainkan wahana merasakan musik secara langsung dan emosional, jauh melampaui pengalaman mendengarkan lagu lewat platform digital.

Konser menjadi bentuk nyata dari kecintaan terhadap musik dan musisi, serta membuka ruang baru untuk berinteraksi sosial antar penggemar, membentuk komunitas, bahkan memperluas jaringan pertemanan.

BACA JUGA:Indonesia Kuasai Pasar Musik K-Pop Dunia, Kalahkan Korea Selatan Sendiri

Tidak Semua Menonton Konser: Alternatif yang Lebih Praktis

Sumber: survei kedaikopi