Shell Terus Dapat Limpahan Pengguna Ranmor yang Khawatir BBM Pertamax Oplosan
Antrean SPBU Shell Kawi, Kec Klojen, Kota Malang (8/3)-M. Wahyu Ibrahim-Disway Malang
KLOJEN, DISWAYMALANG.ID-- Fenomena perpindahan pengguna BBM ke Shell masih terus berlangsung. Di Malang, SPBU Shell Kawi mengalami lonjakan pelanggan. Antrean kendaraan motor (ranmor), baik roda dua maupun roda empat, terlihat mengular di lokasi ini.
Isu pengoplosan Pertamax yang mencuat sejak sekitar seminggu lalu membuat banyak pengguna BBM milik pemerintah beralih ke SPBU swasta, salah satunya Shell.
Para pengendara mengaku memilih Shell karena lebih yakin dengan kualitasnya. Agung Bagaskoro, salah satu pengguna setia Pertamax, kini mulai rutin mengisi BBM di Shell.
"Biasanya saya isi Pertamax karena merasa lebih bagus untuk mesin motor saya. Tapi setelah ada berita soal oplosan, saya merasa kecewa. Makanya, saya pindah ke Shell." ujarnya, Sabtu (8/3).
Hal serupa dirasakan Ghipari, seorang mahasiswa yang sebelumnya selalu menggunakan Pertamax.
"Dari dulu saya selalu mengisi BBM di Pertamina. Gara-gara isu oplosan kemarin, sekarang saya beralih ke Shell." jelasnya.
Ia pun mengungkapkan kekecewaannya terhadap Pertamina.
"Ngerasa kecewa aja sama Pertamina karena dibohongin." lanjutnya.
Isu ini bermula dari dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero). Salah satu tersangka, RS, yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, diduga mengoplos BBM dengan kadar RON 90 (setara Pertalite) namun dilaporkan sebagai RON 92 (setara Pertamax).
Menanggapi hal ini, PT Pertamina menegaskan bahwa Pertamax yang beredar tetap memenuhi spesifikasi RON 92 sesuai standar pemerintah. Mereka juga membantah adanya pengoplosan Pertamax dengan Pertalite. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, bahkan menyatakan akan membentuk tim untuk memastikan kualitas BBM tetap sesuai regulasi.
Meski sudah ada klarifikasi dari Pertamina, banyak masyarakat yang masih khawatir dan memilih alternatif lain. Lonjakan pelanggan di SPBU Shell menjadi salah satu dampaknya. Kepercayaan masyarakat terhadap kualitas BBM kini menjadi faktor utama dalam keputusan mereka untuk tetap menggunakan atau tidak. (*)
Sumber:
