81 tahun RI Disway

MTH Production Batu Jadi Rumah Musisi Lokal

MTH Production Batu Jadi Rumah Musisi Lokal

Alex saat melaksanakan proses rekaman-panca rp-

BUMIAJI, DISWAYMALANG.ID — Dunia musik independen di Kota Batu dan sekitarnya terus menggeliat seiring hadirnya wadah-wadah kreatif lokal yang memberi ruang bagi para musisi untuk berkarya. Salah satu sosok yang konsisten mendampingi perjalanan para musisi lokal adalah Muhammad Basori Alwi, atau yang akrab disapa Alex KPJ.

Berada di Studio Mid to Hight (MTH) Production, Desa Punten, Kota Batu, Alex membagikan kisah perjuangan dan komitmennya dalam membangun ruang rekaman yang ramah serta terjangkau pada Rabu (26/8/2026).

​Perjalanan Alex di dunia rekaman audio sejatinya telah dimulai sejak tahun 2016. Pada masa-masa awal tersebut, ia menghabiskan banyak waktu untuk belajar secara mandiri, mengumpulkan peralatan sedikit demi sedikit, dan memahami teknis produksi musik digital.

Setelah melalui proses panjang dan konsisten mengasah kemampuannya, Alex mulai mengoperasikan MTH Production secara lebih serius dan profesional sejak tahun 2023.

​"Dunia recording itu sering kali terkesan mahal dan sulit dijangkau oleh musisi pemula. Karena alasan itulah MTH Production hadir, tujuannya untuk menjadi wadah yang ramah dan terjangkau bagi para musisi serta pencipta lagu lokal agar karya-karya mereka bisa tersampaikan ke publik," ujar Alex saat ditemui di studionya.

​Sistem Pengerjaan Rapi dan Fleksibel

​Di Studio MTH Production, alur kerja produksi dibangun secara terstruktur namun tetap fleksibel menyesuaikan kebutuhan musisi. Proses pengerjaan karya, khususnya untuk penyanyi solo atau pencipta lagu yang belum memiliki grup musik.

Dimulai dengan pembuatan guide atau demo dasar yang menggunakan instrumen gitar dan vokal. Dari guide tersebut, Alex kemudian menyusun aransemen musik secara menyeluruh sesuai dengan konsep dan genre yang diinginkan.

​Sementara itu, untuk grup band atau kelompok musik yang sudah memiliki konsep matang, proses rekaman akan langsung mengikuti materi aransemen yang telah dipersiapkan oleh grup tersebut.

Alex juga menyediakan opsi fleksibel untuk pengisian vokal. Pemilik lagu dapat menyanyikan lagunya sendiri, atau memanfaatkan vokal panduan dari jaringan komunitas vokalis yang bekerja sama dengan MTH Production.

​Hasil akhir dari proses produksi di studio ini disajikan dalam format audio (MP3) maupun materi visual (MP4) yang siap diunggah ke platform digital seperti YouTube. Bagi para pencipta lagu yang belum memiliki saluran YouTube pribadi, MTH Production juga memfasilitasi penerbitan karya di kanal YouTube ALEX ART MTH Production. Dengan tetap mencantumkan hak cipta dan nama pencipta asli secara transparan.

​Pelindungan Hak Cipta dan Transparansi Industri

​Selain fokus pada kualitas produksi audio, Alex sangat memperhatikan aspek legalitas dan perlindungan hak cipta bagi karya-karya yang diproduksi di studionya. Setiap karya musik yang digarap dapat terdaftar melalui WAMI (Wahana Musik Indonesia). Dengan pendaftaran ini, pembagian royalti antara pencipta lagu, arranger, hingga pengisi instrumen dapat terbagi secara otomatis dan adil berdasarkan persentase yang disepakati.

​"Kami ingin para pencipta lagu merasa aman dan dihargai. Lewat pendaftaran ke WAMI, hak-hak finansial dan moral dari sebuah karya bisa terjaga dengan jelas," jelas Alex.

​Selain sistem royalti berkala, MTH Production juga melayani mekanisme jual beli putus (outright sale). Dalam sistem ini, seluruh hak cipta, dokumen notasi, hingga berkas master lagu beralih sepenuhnya kepada pihak pembeli sesuai dengan kesepakatan kontrak tertulis yang sah.

​Harapan bagi Ekosistem Musik Lokal

​Hadirnya Studio MTH Production di Desa Punten menjadi angin segar bagi perkembangan ekosistem musik di Kota Batu. Tempat ini tidak hanya berfungsi sebagai studio rekaman komersial, tetapi juga menjadi ruang kumpul dan berjejaring bagi para seniman, pencipta lagu, serta pelaku industri kreatif lokal.

​Alex berharap keberadaan MTH Production dapat terus memicu lahirnya karya-karya musik baru yang berkualitas dari daerah. "Potensi musisi lokal kita sangat besar. Selama ada kemauan dan ruang yang mendukung, karya dari daerah pun punya peluang yang sama besarnya untuk didengar secara nasional," tutupnya penuh optimistis.

Sumber: