Melawan Sepi, Telaga Madiredo di Pujon Tetap Bertahan dengan Keasrian
--
PUJON,DISWAYMALANG.ID--Wisata Telaga Madiredo di Desa Wisata Madiredo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, sempat menjadi viral saat kali pertama kemunculannya.
Wisata yang memiliki ikon kemurnian mata air tersebut kini mulai sepi ditinggal pengunjung. Telaga Madiredo terletak di pedesaan dengan hawa yang sejuk dan panorama sawah yang indah.
Chandra Aris Suhermawan, manager operasional Telaga Madiredo, menyampaikan, sekitar 100 pengunjung berwisata ke Telaga tersebut pada akhir pekan. Sementara, pihaknya mencatat ada sekitar 20 hingga 30 pengunjung pada hari biasa.
BACA JUGA:Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Dibuka Lagi setelah 6 Bulan Ditutup
"Jumlah ini tentu jauh dari dua tahun lalu yang mencapai sekitar 800 pengunjung di weekend. di hari biasa saja dulu sampe 100 pengunjung," katanya kepada Disway Malang, Jumat (8/5/2026).
Penurunan kunjungan tersebut, menurut Chandra, karena dua tahun terakhir muncul sejumlah tempat wisata baru di Kecamatan Pujon dan Kota Batu. Sehingga, wisatawan saat ini memiliki banyak pilihan tempat baru untuk dikunjungi.
"Kami tetap mempertahankan keasrian Telaga Madiredo. Sedangkan untuk menambah fasilitas atau wahana kami terkendala modal," tambahnya.
BACA JUGA:Eksplorasi Pantai Goa Cina: Simfoni Alam di Tepian Samudra Hindia dan Primadona Jalur Lintas Selatan
Telaga Madiredo yang dikelilingi pepohonan menyuguhkan air jernih yang segar langsung dari sumbernya. Sangking jernihnya, ikan dan tumbuhan terlihat jelas.
Orang dewasa diperbolehkan berenang di telaga yang memiliki kedalaman hanya 1 meter. Namun, pihak pengelola melarang pengunjung untuk berenang mendekati pusaran sumber air. Sedangkan anak anak hanya boleh berenang di aliran sungai telaga.
"Kami memiliki fasilitas Camping Ground. juga ada beberapa fasilitas seperti bermain sepeda air, tempat bermain anak, spot selfi, dan menikmati kuliner di kafe," urai Candra.
BACA JUGA:Menjemput Fajar di Tepian Samudera: Sensasi Berkemah di Pantai Goa Cina yang Menawan
Legenda Mandi Bikin Awet Muda
Telaga Madiredo juga memiliki cerita legenda yang berkembang di masyarakat sekitar. Menurut legenda, telaga ini adalah tempat dibuangnya benda pusaka dalam peristiwa sejarah perebutan benda pusaka Cupu Manik Astagina.
Chandra menyampaikan, masyarakat sekitar juga percaya bahwa dulunya telaga tersebut menjadi tempat pemandian bidadari.
Sumber:




