1 tahun disway

Meluncur Platform Salam.life Tawarkan Ruang Digital Berbasis Nilai Muslim

Meluncur Platform Salam.life Tawarkan Ruang Digital Berbasis Nilai Muslim

Salam.life menjadi platform media sosial dengan konsep syariah-Ilustrasi---

BACA JUGA:Rosan Temui Prabowo, Laporkan Progres Kampung Haji Indonesia dan Pembangunan Hunian Korban Bencana Sumatera

 “Jika dijalankan konsisten, ini bukan sekadar soal kenyamanan, melainkan upaya membentuk suasana interaksi yang sejak awal diatur,” jelas Yusuf.

Sejarah menunjukkan bahwa upaya serupa pernah ada. Muxlim, diluncurkan di Finlandia pada 2006. Platform ini sempat menarik perhatian. Tapi, kemudian tidak berkembang menjadi jejaring sosial mapan.

SalamWorld, muncul sekitar 2012. Platform ini diproyeksikan besar, namun perlahan menghilang. Masalahnya hampir selalu sama. “Sulit menjaga skala, mengelola percakapan lintasbudaya, dan mempertahankan kualitas interaksi secara bersamaan,”

Salam.life tidak harus mengalahkan Facebook atau Instagram. “Sejarah akan mencatat jawabannya,” ujar Yusuf.

Sumber: harian.disway.id