8,8 Juta Orang Padati Destinasi Wisata di Jatim, Kayutangan Heritage Urutan Ketiga Tertinggi Dikunjungi
Kajoetangan Heritage di Kota Malang. -dok. wardah jelita ----
SURABAYA, DISWAYMALANG.ID--Jawa Timur sukses menarik wisatawan lokal maupun mancanegara negara selama musim libur natal dan tahun baru.
Tercatat, hingga Rabu, 31 Desember 2025, jumlah pengunjung wisata di Jatim mencapai 8,8 juta orang. Dari jumlah itu, sebanyak 14 ribu pengunjung merupakan wisatawan mancanegara.
Jumlah kunjungan tersebut sudah melebihi target dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang menyebut, sekitar 8,5 juta orang akan berkunjung ke Jatim selama nataru.
”Jumlah kunjungan ini masih sementara, bisa bertambah. Karena durasi harinya sampai 5 Januari mendatang,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim, Evy Afianasari kepada Harian Disway, Jumat 2 Januari 2026.
BACA JUGA:DLH Kota Malang Angkut 600 Ton Sampah Pascaperayaan Tahun Baru 2026
Evy merinci, dari data sementara Kebun Binatang Surabaya (KBS) menjadi destinasi paling tinggi dikunjungi selama nataru. Sementara di urutan kedua, ada Monumen SLG di Kabupaten Kediri. Posisi ketiga ditempati Kampung Heritage Kajoetangan, Kota Malang dan keempat ada TN Bromo Tengger Semeru.
Evy mengatakan, tingginya kunjungan ini tidak terlepas dari kesiapan Pemprov Jatim bersama kabupaten kota dalam memantau tempat wisata. Khususnya selama menyambut musim liburan. ”Kami telah berkunjung ke lapangan. Dan berkoordinasi terkait keamanan dengan pengelola wisata,” katanya.
BACA JUGA:Tahun 2026 Dimulai, Ini 9 Handphone yang Masih Worth It untuk Dibeli
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, kata Evy juga telah mengeluarkan surat edaran (SE) terkait dengan keamanan selama nataru ini. Salah satunya setiap pengelola tempat wisata membuat tim mitigasi bencana.
”Dan mereka para pengelola sudah patuh,” katanya. Bahkan beberapa pengelola mendatangkan tim dari luar untuk memastikan kelayakan alat-alat yang ada di tempat wisata.
BACA JUGA:Tradisi Bakar-Bakaran Jelang Tahun Baru Dongkrak Omzet Pedagang di Kota Malang
Evy menambahkan, prediksi kunjungan wisata ke Jatim sendiri sebenarnya telah diprediksi. Sebab sejak September 2025, sudah ada peningkatan wisatawan yang berkunjung ke beberapa objek wisata. Dan di Nataru, jumlahnya makin melonjak.
Sumber: harian.disway.id
