Pengunjung Harap Waspada! Rooftop Pasar Besar Malang Masuk Zona Bahaya
Kondisi rooftop pasar besar malang--
KLOJEN, DISWAYMALANG.ID—Pengunjung Pasar Besar Malang diminta meningkatkan kewaspadaan setelah kondisi rooftop (area dak atas) bangunan pasar dinyatakan masuk zona bahaya. Pemerintah Kota Malang langsung mengambil langkah cepat dengan menyiapkan pembongkaran pada bagian struktur yang dinilai rawan roboh.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat meninjau langsung lokasi rooftop Pasar Besar pada Selasa (21/4) sekitar pukul 11.30 WIB. Dari hasil pengecekan lapangan, kerusakan paling parah ditemukan di sisi timur bagian selatan.
“Yang strukturnya membahayakan ini sisi timur sebelah selatan. Kalau di bagian lain masih relatif bagus,” ujar Wahyu di lokasi.
BACA JUGA:PLN Dukung Kebutuhan Energi Era Digital dengan Prioritaskan Pengembangan PLTS
Menurutnya, panjang area yang mengalami kerusakan diperkirakan mencapai lebih dari 30 meter. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan pedagang maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar area pasar.
Sebagai langkah darurat, Pemkot Malang memutuskan melakukan pembongkaran terbatas pada bagian rooftop yang rusak. Proses pembongkaran ditargetkan rampung dalam waktu empat hari hingga satu minggu.
“Estimasi antara empat hari sampai satu minggu, karena pembongkarannya harus dilakukan secara manual,” jelasnya.
BACA JUGA:2.500 Warga Jadi Target, Wali Kota Malang Gratiskan Pemeriksaan Kanker Serviks di 16 Puskesmas
Wahyu menegaskan, penanganan saat ini masih fokus pada aspek keselamatan dan pengamanan lokasi. Sementara untuk renovasi atau pembangunan permanen akan dibahas lebih lanjut bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) selaku pengelola aset.
“Kami dari PU membantu pembongkaran untuk pengamanan. Untuk pembangunan nanti akan dikoordinasikan dengan Disperindag,” katanya.
Untuk mencegah masyarakat mendekat ke area berisiko, Pemkot Malang juga akan memasang pembatas sementara serta tanda peringatan di sekitar rooftop.
“Nanti akan kita beri pengaman, meskipun sederhana seperti bambu, yang penting ada peringatan dan tidak ada akses ke sana,” ungkap Wahyu.
BACA JUGA:Peminat Tembus 45 Ribu, UTBK 2026 di UM Diikuti 19.640 Peserta, Pengamanan Superketat
Pemerintah memastikan bagian rooftop lain seperti sisi utara dan sebagian timur masih dalam kondisi aman. Namun pemantauan tetap dilakukan secara berkala guna mengantisipasi kerusakan lanjutan.
Sumber:




