Gelar Kompetisi VIBE 2025, Polinema Kenalkan Prodi BIKBP Sekaligus Asah Kemampuan Bahasa Inggris Siswa SMA/SMK
Kategori storytelling VIBE 2025--foto: elvandha
LOWOKWARU, DISWAYMALANG.ID--Politeknik Negeri Malang (Polinema) melalui Program Studi D4 Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional (BIKBP) menggelar ajang kompetisi bahasa Inggris bernama Voice in Briliant English (VIBE) 2025. Setelah tahap penilaian preliminary yang dilaksanakan dari 24 Juni-7 Agustus 2025 secara daring, pada Kamis (14/8) digelar babak final, dengan tatap muka langsung di Kampus Polinema.
Ajang yang baru kali pertama digelar ini merupakan wadah bagi pelajar SMA, SMK, MA, dan MAK di Pulau Jawa dan Bali untuk mengasah kemampuan berbahasa Inggris lewat format kreatif seperti storytelling, newscasting, dan lainnya. Pada babak preliminary, peserta diminta mengumpulkan video, untuk dinilai secara daring.
BACA JUGA:Diskopindag dan Bulog Gandeng Polresta Malang Kota Salurkan 48,5 Ton Beras Murah ke Lima Polsek
Person In Charge atau Penanggung Jawab, Nafisya menjelaskan, penyelenggaraan VIBE 2025 ini dilatarbelakangi keinginan memperkenalkan Prodi D4 BIKBP kepada masyarakat luas. Khususnya siswa sekolah menengah yang tengah mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Harapannya, mereka tahu bahwa ada pilihan studi D4 BIKBP di Polinema yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.
Meski baru menjangkau wilayah Jawa dan Bali, penyelenggara menargetkan ajang ini bisa berkembang menjadi kompetisi berskala nasional di tahun-tahun mendatang.
BACA JUGA:160 ASN Pemkot Batu Terima Satyalancana Karya Satya dari Presiden
Event ini melibatkan kolaborasi dosen dan mahasiswa, baik dalam persiapan maupun pelaksanaan. Panitia juga menghadirkan guest educator sebagai juri untuk setiap kategori kompetisi, seperti finalis top 15 storytelling competition tingkat Asia dan praktisi penyiar berita dari UBTV.
Meski persiapan dilakukan dalam waktu singkat, Polinema optimis jika VIBE Competition tersebut akan dapat menjadi agenda tahunan yang mendorong literasi bahasa Inggris sekaligus meningkatkan eksposur internasional.
“Kami ingin event ini bukan hanya ajang lomba, tapi juga pintu bagi generasi muda untuk lebih percaya diri dan siap bersaing di kancah global,” pungkasnya.
Sumber:
