Daging Kurban Alot? Ini Beberapa Tips agar Empuk dan Anti Bau
Ilustrasi potongan daging sapi segar yang biasa dibagikan kepada masyarakat penerima manfaat pada pelaksana kurban Idul Adha.--
Metode memasak juga menentukan tingkat keempukan daging. Teknik slow cooking dengan api kecil membuat daging matang perlahan dan tetap juicy.
Jika ingin lebih cepat, gunakan panci presto yang mampu melunakkan daging hanya dalam waktu sekitar 15–20 menit.
Salah satu teknik yang kini banyak digunakan adalah metode 5-30-7:
- Rebus daging selama 5 menit
- Matikan api dan diamkan 30 menit dalam panci tertutup
- Rebus kembali selama 7 menit
Metode ini dinilai lebih hemat gas sekaligus efektif membuat daging cepat empuk.
6. Tambahkan Rempah saat Merebus
Untuk mengurangi aroma khas daging, tambahkan beberapa rempah ke dalam air rebusan seperti:
- Daun jeruk
- Kayu manis
- Pala
- Biji lawang
- Jahe
Selain membantu menetralisir bau, rempah-rempah juga membuat aroma masakan menjadi lebih sedap.
7. Hindari Kesalahan Umum saat Mengolah Daging
Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat memasak daging kurban, di antaranya:
- Memasak daging langsung setelah dipotong
- Menggunakan api terlalu besar
- Merendam daging terlalu lama dengan nanas
- Menyimpan daging terlalu lama di suhu ruang
Kesalahan-kesalahan tersebut dapat membuat tekstur daging menjadi keras bahkan mudah rusak.
Mengolah daging kurban sebenarnya tidak sulit jika mengetahui teknik yang tepat sejak awal. Mulai dari proses penyimpanan, pemotongan, hingga metode memasak memiliki peran penting dalam menentukan hasil akhir hidangan.
Dengan menerapkan tips di atas, daging kurban bisa menjadi lebih empuk, tidak bau, dan tentunya semakin nikmat disantap bersama keluarga saat Idul Adha. Setelah tahu triknya, udah pede dong bikin daging kurban empuk ala chef rumahan?
Sumber: www.masakapahariini.com




