JAKARTA, DISWAYMALANG.ID–Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengimbau peserta Magang Nasional Tahun 2025 Batch II dapat memanfaatkan program yang berjalan Senin 24 November 2025. Mereka juga diimbau memiliki growth mindset di tengah ancaman dunia kerja oleh artificial intellegence (AI). Apa itu growth mindset?
"Saya ingin selama enam bulan ini, para peserta pemagangan dapat membuktikan kemampuan mereka dengan menghasilkan karya dan hasil kerja terbaik," tegas Yassierli dalam agenda Orientasi Program Magang Nasional Tahun 2025 Batch II, yang digelar secara daring, kemarin.
Menaker Yassierli mengatakan, dalam dua hingga tiga tahun ke depan, banyak jenis pekerjaan baru diprediksi bermunculan. Sementara sejumlah pekerjaan lama akan mengalami otomatisasi akibat perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).
Guna menghadapi tantangan tersebut, Program Magang Nasional 2025 ini diharapkan dapat membuka peluang besar bagi mereka yang mampu beradaptasi dengan cepat. Jadikan program yang berlangsung enam bulan itu sarana untuk memperkuat portofolio serta meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Yassierli juga menambahkan, keterampilan masa depan tidak hanya bergantung pada hard skills, tetapi juga menuntut penguasaan soft skills dan cognitive skills secara seimbang.
Dari sinilah, katanya, program pemagangan dapat memberikan ruang ideal untuk mengasah ketiga jenis keterampilan tersebut secara simultan melalui pengalaman praktis di dunia kerja.
"Pentingnya memiliki growth mindset, yaitu keyakinan bahwa kemampuan seseorang dapat terus berkembang melalui proses belajar, usaha, dan pengalaman," ucap Menaker Yassieli.
Nantinya selama program berlangsung, para peserta akan mendapatkan bimbingan langsung dari para mentor berpengalaman yang siap mengarahkan, mendampingi, dan membantu mereka menampilkan kinerja terbaik.
Selain itu, Kemnaker juga telah menyediakan berbagai balai pelatihan, program pembelajaran daring, serta fasilitas sertifikasi kompetensi yang dapat dimanfaatkan oleh peserta magang untuk terus mengembangkan kapasitas diri sepanjang program berlangsung.