MALANG, DISWAYMALANG.ID--Meski Kota Malang terkenal dengan bangunan perumahan dan jalan padat, warga tetap bisa hidup selaras dengan alam lewat urban farming. Cara ini memungkinkan menanam sayur atau tanaman hias di lahan sempit seperti balkon, teras, atau rooftop. Selain mendapat pangan segar, rumah juga terasa lebih hijau dan sejuk.
BACA JUGA: Prakiraan Cuaca Malang Raya Hari Ini 4 November 2025: Waspada Hujan Siang–Sore, Kelembapan Tinggi Cuaca Malang yang sejuk dan tanah yang subur membuat sayuran seperti bayam, kangkung, dan daun bawang mudah tumbuh. Untuk yang tinggal di apartemen, vertikultur dan hidroponik menjadi pilihan tepat. Vertikultur memanfaatkan rak atau dinding, sementara hidroponik menanam di air kaya nutrisi tanpa tanah. Kedua metode ini hemat ruang dan mudah dirawat. BACA JUGA: Industri Manufaktur Indonesia Kian Tangguh di Tengah Tekanan Global Mulai saja dengan tanaman yang cepat tumbuh dan gampang dirawat. Gunakan pot dari botol atau kaleng bekas, pastikan cukup sinar matahari dan rutin disiram. Selain menambah hijau di rumah, berkebun juga bisa menurunkan stres dan bahkan menambah penghasilan bila hasil panen dijual. BACA JUGA:GILA! Nova Arianto Latih Mental Skuad Timnas U-17 Melebihi Era STY, Anak Legenda Inter Milan sampai Bereaksi Bagi pemula, beberapa sayur yang mudah tumbuh antara lain bayam, kangkung, sawi, selada, dan daun bawang. Untuk buah, pilih yang cepat berbuah dan cocok untuk pot atau polybag, misalnya tomat ceri, stroberi, cabai, atau melon mini. Gunakan pot dari botol atau kaleng bekas, pastikan cukup sinar matahari dan penyiraman rutin. BACA JUGA:Unik, Sendratari “Arjuna Wiwaha” versi Inklusi Digelar di Kota Batu 8 November Selain mempercantik rumah, urban farming bisa menurunkan stres dan bahkan menambah penghasilan bila hasil panen dijual. Keterbatasan lahan bukan penghalang. Dengan kreativitas, siapa pun di Malang bisa membuat taman kecil sendiri. Urban farming adalah cara sederhana untuk hidup lebih hijau dan berkelanjutan, bahkan di tengah kota sekalipun.